RadarBanyuwangi.id - Insiden antara kereta api dan truk kembali terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 172 Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/10).
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 08.50 WIB, dan menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan lokomotif Kereta Api (KA) Pandalungan relasi Gambir-Jember.
Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember Cahyo Widiantoro menyebutkan, lokomotif tidak bisa melanjutkan perjalanan akibat tertabrak truk.
"Insiden ini terjadi di KM89+600 antara Stasiun Grati-Bayeman," katanya dalam keterangan tertulis.
Tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sarana perkeretaapian, insiden KA Pandalungan ini juga menyebabkan korban luka.
Adapun yang terluka adalah masinis, asisten masinis, dan petugas yang ikut perjalanan di dalam lokomotif.
"Semua korban luka sudah ditangani oleh paramedis kereta api di lokasi dan telah dibawa ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis," terang Cahyo.
Meskipun terdapat korban luka, Cahyo mengatakan jika, seluruh penumpang tidak mengalami cidera karena insiden ini.
Kerusakan parah pada bagian depan lokomotif membuat KA Pandalungan tidak bisa melanjutkan perjalanan dan harus menunggu pergantian lokomotif.
PT KAI Daop 9 Jember juga memberikan service recovery (SR) kepada seluruh penumpang terdampak sesuai peraturan yang berlaku.
Belum diketahui apakah ada KA lainnya yang terganggu perjalanannya akibat insiden truk dan KA Pandalungan ini.
"Kami akan melakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku atas kejadian ini," pungkas Cahyo. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi