RadarBanyuwangi.id - Kereta Api Taksaka, yang dikenal sebagai layanan kereta eksekutif dan luxury yang melayani rute Yogyakarta–Gambir, kembali menjadi sorotan.
Pada Rabu (25/9), KA Taksaka (KA 70) yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju Yogyakarta mengalami kecelakaan dengan truk molen di perlintasan sebidang antara Stasiun Sentolo dan Rewulu, Bantul, Yogyakarta.
Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada lokomotif CC 206 dan salah satu kereta eksekutif, meski beruntungnya tidak ada korban jiwa. Namun, masinis dan asisten masinis mengalami luka-luka akibat benturan tersebut.
Kereta Api Taksaka sendiri dikenal sebagai salah satu andalan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang beroperasi di lintas tengah Jawa.
Dengan jarak tempuh 512 km antara Yogyakarta dan Jakarta, perjalanan dengan kereta ini memakan waktu sekitar 6 jam 21 menit.
Uniknya, kereta api ini adalah satu-satunya layanan kelas eksekutif non-Argo yang masuk dalam jajaran kereta unggulan KAI.
Nama "Taksaka" diambil dari sosok naga dalam cerita epik Mahabharata. Naga Taksaka dikenal sebagai makhluk mitologis yang memiliki kekuatan dahsyat dan merupakan anak Dewi Kadru serta Kasyapa.
Seiring berjalannya waktu, Kereta Api Taksaka telah melalui berbagai peningkatan dan perubahan, mulai dari penggunaan rangkaian bekas kereta Argo hingga akhirnya beroperasi dengan rangkaian berbahan baja nirkarat (stainless steel) sejak tahun 2018.
Pada 2019, layanan kereta ini semakin diperluas dengan menambahkan kelas luxury yang memberikan pengalaman perjalanan mewah bagi para penumpang.
Pembaruan terakhir terjadi pada Desember 2023, di mana kereta ini mendapatkan rangkaian baja nirkarat generasi terbaru dengan desain yang lebih modern dan fasilitas yang ditingkatkan.
Namun, terlepas dari kecanggihan dan layanan prima yang ditawarkan, insiden seperti kecelakaan dengan truk molen ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan di perlintasan sebidang masih menjadi tantangan bagi kereta api di Indonesia.
Kejadian ini tentunya menjadi peringatan bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan keamanan di setiap titik rawan guna menghindari terulangnya insiden serupa.
Meskipun demikian, Taksaka tetap menjadi pilihan utama bagi wisatawan dan pelajar yang bepergian antara Jakarta dan Yogyakarta.
Dengan fasilitas kelas eksekutif dan luxury yang ditawarkan, kereta ini menjadi salah satu moda transportasi paling nyaman untuk perjalanan jauh di Pulau Jawa. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi