Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Segera Miliki Mini Marina, Berikut Manfaatnya Bagi Obyek Wisata Grand Watudodol (GWD) Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 9 September 2024 | 16:32 WIB

 

PENAHAN OMBAK: Proyek pembangunan mini marina di Grand Watudodol dimulai sejak akhir Agustus 2024.
PENAHAN OMBAK: Proyek pembangunan mini marina di Grand Watudodol dimulai sejak akhir Agustus 2024.
Radarbanyuwangi.id - Wisata Grand Watudodol (GWD) segera mendapat fasilitas baru. Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan tengah menyiapkan pembangunan mini marina yang akan digunakan untuk kapal wisata. Proyek tersebut rencananya dibangun di sebelah utara GWD berdekatan dengan jembatan muara.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Bahari GWD Abdul Aziz mengungkapkan, proyek tersebut sudah lama diajukan ke Pemkab Banyuwangi.  Mini marina akan menjadi tempat bersandar bagi perahu-perahu wisata yang selama ini melayani wisatawan ke Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan.

”Kalau ombak besar, kami kesulitan menaikkan wisatawan ke perahu. Dengan adanya marina, perahu wisata bisa masuk ke sana. Tidak peduli ombak besar, kami tetap bisa naikkan wisatawan,” kata Aziz

Dia menyebut, potensi wisata perahu di GWD cukup tinggi. Dalam sehari rata-rata ada 400 wisatawan yang menyeberang ke Pulau Tabuhan dan Menjangan.

Jika nanti marina dibangun, Aziz optimistis akan meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke GWD. ”Marina bisa menampung sampai 30 kapal. GWD setiap tahun menyumbang PAD sampai Rp 1,5 miliar,” ungkap Azis.

Lokasi pembangunan marina di area muara yang kerap menjadi sarang nyamuk malaria. Bahkan, selama ini lokasi tersebut kerap menjadi objek penelitian kampus-kampus terkait dengan wabah malaria.

”Airnya payau, bisa sebagai tempat hidup jentik nyamuk. Kalau jadi marina, nanti air laut akan masuk. Jadi, jentik nyamuk tidak bisa hidup lagi,” imbuh Aziz.

Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi Guntur Priambodo melalui Sekretaris Dinas PU Pengairan Banyuwangi Riza Al Fahrobi menambahkan, pembangunan tangkis di GWD merupakan dukungan pemerintah kepada dunia pariwisata Banyuwangi.

Riza menambahkan, awalnya rencana pembangunan muncul setelah adanya diskusi bersama Disbudpar dan Pokdarwis GWD tentang sumbatan yang terjadi di muara GWD. Penyumbatan muara bisa memicu munculnya sarang nyamuk.

Di sisi lain, keberadaan tangkis dianggap bisa dimanfaatkan oleh nelayan untuk memasukkan perahu ke dalam area muara. Sehingga, mempermudah perahu wisata untuk mengangkut wisatawan yang akan menyeberang ke Pulau Tabuhan atau Menjangan. ”Kami akan siapkan penahan ombak, supaya pasir tidak masuk ke area muara,” kata Riza. (fre/aif/c1)

 

      

Editor : Niklaas Andries
#Pesona Bahari #menjangan #mini #pemkab banyuwangi #malaria #PAD #pariwisata #Grand Watudodol #GWD #pulau tabuhan #obyek wisata #marina