RadarBanyuwangi - Beroperasinya Kereta Api (KA) Mutiara Timur rute Ketapang Banyuwangi-Surabaya Pasar Turi pp direspon positif oleh masyarakat.
Sebab, KA legendaris tertua di wilayah Daerah Operasional (Daop) 9 Jember ini sudah mengangkut ratusan penumpang meskipun baru beberapa hari dioperasikan kembali pada Minggu (1/9).
Sebelumnya, KA Mutiara Timur sempat berhenti beroperasi secara reguler selama kurang lebih dua tahun lamanya akibat pandemi Covid-19 dan sepinya penumpang saat rutenya sempat diperpanjang hingga Stasiun Yogyakarta pada 2021 lalu.
Akibatnya, selama itulah, KA tertua di Indonesia ini dihentikan sementara operasionalnya dan hanya beroperasi sebagai KA Fakultatif (tambahan) saja, seperti saat libur Idul Fitri, Idul Adha dan libur sekolah 2024 ini.
Baca Juga: DNA Seni Banyuwangi
Manager Angkutan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember Eduard Rudolf mengaku terkejut saat KA Mutiara Timur beroperasi kembali setiap hari.
Sebab, sudah ada cukup banyak KA lain yang melayani lintas Banyuwangi-Surabaya seperti KA Sritanjung (Ketapang-Lempuyangan pp), KA Wijayakusuma (Ketapang-Cilacap pp), KA Blambangan Ekspres (Ketapang-Pasar Senen pp), dan KA Probowangi (Ketapang-Surabaya Gubeng pp).
"Okupansi sekitar 120 persen dari total tempat duduk yang disediakan," ungkap Eduard, dalam keterangan resminya baru-baru ini.
KA Mutiara Timur, saat ini, kembali menggunakan formasi rangkaian yang sama saat beroperasi pada 1996 hingga 2019, yaitu kelas eksekutif dan bisnis dengan kapasitas keseluruhan mencapai 396 tempat duduk.
Tingginya okupansi penumpang ini, terang Eduard, merupakan bukti minat masyarakat menggunakan transportasi KA semakin meningkat.
"Hadirnya KA Mutiara Timur ini juga untuk mengakomodir pelanggan yang kehabisan tiket," imbuhnya.
KAI Daop 9 Jember juga menegaskan, pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan tiket untuk perjalanan dari Banyuwangi ke Surabaya dan sebaliknya.
"KA Mutiara Timur beroperasi setiap hari, tidak hanya saat akhir pekan seperti sebelumnya," pungkas Eduard. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi