Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lika-Liku Operasional KA Mutiara Timur Rute Banyuwangi-Surabaya, Sempat Mati Suri, Akan Beroperasi Lagi Awal September

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 27 Agustus 2024 | 15:47 WIB
Kereta Api Mutiara Timur diperpanjang operasionalnya untuk mengantisipasi penumpang jelang liburan sekolah.
Kereta Api Mutiara Timur diperpanjang operasionalnya untuk mengantisipasi penumpang jelang liburan sekolah.

RadarBanyuwangi.id - Kabar gembira untuk masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya, karena mulai Minggu (1/9) mendatang, Kereta Api (KA) Mutiara Timur rute Ketapang-Surabaya Pasar Turi pp akan beroperasi kembali.

KA bernomor 187-188F ini merupakan kereta legendaris yang masih beroperasi sejak tahun 1972 dan sempat berhenti beroperasi selama kurang lebih dua tahun karena pandemi Covid-19.

Saat masih baru beroperasi, Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) mengoperasikan KA Mutiara Timur layanan dengan kelas ekonomi dan bisnis yang ditarik lokomotif jenis BB 301, BB 303, atau BB 304.

KA ini diketahui juga masih sempat menggunakan jalur lawas buatan perusahaan Staatspoorwegen yang menuju Stasiun Banyuwangi lama (saat ini sudah jadi Pasar Karangrejo).

Pada tahun 1996, Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) meningkatkan layanan kelasnya menjadi bisnis dan eksekutif.

Selama beroperasi hingga Stasiun Banyuwangi Baru (sekarang Stasiun Ketapang), salah satu layanan yang paling diingat masyarakat adalah tiket tembusan ke Bali.

Setelah KA berhenti di stasiun, penumpang akan dijemput oleh bus milik Perum Damri dan diantar hingga menuju ke Bali.

Di era PT Kereta Api Indonesia (KAI), tepatnya pada 2018, KA Mutiara Timur mendapat jatah sarana kereta kelas eksekutif dan ekonomi premium berbahan baja nirkarat yang dibuat oleh PT Industri Kereta Api (INKA), membuat KA berusia 52 tahun ini menjadi lebih mewah.

Pada tahun yang sama juga, KA Mutiara Timur juga diperpanjang rutenya hingga Stasiun Surabaya Pasar Turi untuk mempermudah penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta atau kota-kota di sepanjang pantai utara Jawa.

Di tahun 2021, PT KAI memperpanjang rute KA Mutiara Timur hingga Stasiun Yogyakarta dan hanya berjalan pada malam hari.

Karena kalah saing dengan KA Wijayakusuma rute Ketapang-Cilacap pp, operasional KA Mutiara Timur sempat mati suri dan statusnya menjadi fakultatif (tambahan) yang beroperasi pada waktu tertentu saja.

Bahkan, pada 2022, layanan KA Mutiara Timur justru diturunkan menjadi eksekutif dan ekonomi plus (ekonomi 80 penumpang).

Rangkaian KA Mutiara Timur yang menganggur karena tidak beroperasi reguler kemudian digunakan KA Joglosemarkerto serta KA Bogowonto.

Baru pada akhir tahun 2022, tepatnya saat KA Blambangan Ekspres rute Ketapang-Semarang Tawang Bank Jateng pp beroperasi, rangkaian KA Mutiara Timur kembali digunakan untuk KA baru itu.

Operasional KA Mutiara Timur kembali terlihat pada masa angkutan Lebaran, Idul Adha, serta Liburan Sekolah 2024 dengan rute yang dikembalikan seperti tahun 2018, yaitu Ketapang-Surabaya Pasar Turi pp.

Rangkaiannya juga sempat ditingkatkan menjadi ekonomi new generation modifikasi Balai Yasa (BY) Manggarai dengan kapasitas 72 penumpang dan kursi yang bisa diatur kemiringan serta posisinya sesuai arah jalan kereta.

Peningkatan layanan kelas ini mengikuti KA Blambangan Ekspres yang sebelumnya sudah lebih dahulu menggunakan kereta ekonomi new generation.

Awal September, KA Mutiara Timur kembali beroperasi dengan layanan kelas yang sama dengan tahun 1996-2018 yaitu eksekutif dan bisnis.

Namun, jadwal perjalanannya hanya pada malam hari dari Banyuwangi dan pagi hari dari Surabaya atau masih separuh jadwal perjalanan saat KA Mutiara Timur masih beroperasi reguler dulu. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pt kai #surabaya #mutiara timur #Kereta Api #banyuwangi