Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cegah Wisatawan Eksodus ke Bali, Disbudpar Banyuwangi Gencarkan Promo Alternatif Destinasi Wisata Lain

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 13 Agustus 2024 | 06:28 WIB

Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran
Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran
Radarbanyuwangi.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mengambil langkah taktis terkait penutupan sementara TWA Ijen. Untuk mencegah wisatawan mancanegara tidak langsung ke Bali, Disbudpar mempromosikan destinasi wisata alam lainnya yang sama-sama layak dikunjungi.

Plt Kepala Disbudpar Banyuwangi Taufik Rohman mengakui penutupan TWA Ijen cukup berpengaruh pada kunjungan wisatawan.

Biasanya setelah dari Gunung Bromo, wisatawan melanjutkan ke Ijen. Begitu mengetahui Ijen ditutup, mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Bali.

Selama ini wisatawan Ijen jumlahnya cukup banyak. Jika diambil rata-rata, dalam sehari ada sekitar 700 wisatawan yang mendaki Ijen. Jumlah tersebut bisa bertambah saat weekend, yakni sekitar 1.500 wisatawan lokal maupun mancanegara.

”Perbandingan wisman dengan wisatawan lokal tujuan Ijen bisa 50:50. Yang paling banyak dari Tiongkok karena menyukai gunung, hutan, dan perbukitan,” jelas Taufik.

Supaya wisatawan tetap berkunjung ke Banyuwangi, Disbudpar sudah melakukan langkah promosi dengan menawarkan destinasi wisata alam seperti Djawatan, Pulau Merah, Alas Purwo, Baluran, dan spot-spot lainnya.

”Untuk promo wisata, kami juga bekerja sama dengan media sosial di daerah lain yang banyak follower-nya. Supaya tahu destinasi wisata yang dimiliki Banyuwangi bukan hanya Ijen,” tandas Taufik. (fre/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#alternatif #Disbudpar Banyuwangi #bali #Mancanegara #Destinasi Wisata #TWA Ijen #ijen #promo