RadarBanyuwangi.id - Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres resmi menyandang gelar sebagai KA dengan jarak tempuh terjauh.
KA ini mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, yaitu KA Pandalungan rute Jember-Gambir pp yang menempuh jarak 919 kilometer.
Diketahui, KA Blambangan Ekspres sejak diperpanjang rutenya menempuh jarak sejauh 1.031 kilometer melintasi jalur utara Pulau Jawa dari Banyuwangi ke Jakarta.
Dengan jarak tempuh yang jauh, tentunya kebutuhan bahan bakar selama perjalanan menjadi pembahasan menarik di kalangan penggemar KA, seperti ditulis oleh akun X @AndraMinatozaki.
Untuk menarik rangkaian KA Blambangan Ekspres, lokomotif membutuhkan sekitar 3.093 liter bahan bakar.
Kebutuan bahan bakar itu merupakan perkiraan dengan asumsi kebutuhan bahan bakar lokomotif sebesar 3 liter per kilometer.
Selain lokomotif, bahan bakar juga dibutuhkan oleh pembangkit listrik di kereta, yaitu sekitar 1.815 liter.
Kebutuhan bahan bakar pembangkit diperoleh dengan asumsi kebutuhan bahan bakarnya sekitar 110 liter per jam perjalanan.
Dari hasil penjumlahan kebutuhan bahan bakar lokomotif dan pembangkit, diperoleh kebutuhan bahan bakar totalnya sebesar 4.908 liter.
Sementara itu, rerata harga bahan bakar yang dibutuhkan adalah Rp 19.250 per liter, sehingga didapatkan hasil perkiraan pengeluaran untuk bahan bakar sebesar Rp 94,479 juta per satu kali perjalanan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi