RadarBanyuwangi.id – Sejumlah pemandu wisata, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), dan petugas resort Kawah Ijen menggelar doa bersama, Rabu kemarin (17/7).
Mereka berkumpul di pos pertama Kawah Ijen sembari mendoakan kondisi Ijen kembali normal.
Doa bersama tersebut dibarengi tasyakuran dengan menyiapkan nasi tumpeng.
Doa bersama ini dipanjatkan demi kesembuhan Gunung Ijen dan keselamatan bersama.
”Mari kita sejenak introspeksi dan menunduk semata untuk memohon kepada Allah SWRT demi kesembuhan Gunung Ijen. Doa bersama kita laksanakan untuk menjaga kebersamaan di saat suka maupun duka,’’ uajr Kepala Resor 18 Kawah Ijen Sigit Haribowo.
Para pelaku wisata yang datangdalam doa bersama dari Banyuwangi dan Bondowoso.
"Selamatan ini sudah menjadi tradisi bagi pelaku wisata di TWA Kawah Ijen," katanya.
Sigit menyebut, kunjungan wisatawan saat kondisi Ijen normal hampir 500 orang pengunjung per hari.
Namun, sejak ditutup pada 12 Juli lalu, jumlah wisatawan menurun drastis. Sigit berharap doa yang dipanjatkan pelaku wisata bisa dikabulkan sehingga aktivitas kembali.
"Semoga Ijen bisa dibuka kembali agar kunjungan wisatawan kembali normal," harapnya.
Seperti diketahui, aktivitas wisata di TWA Ijen untuk sementara ditutup total.
Penutupan dilakukan menyusul adanya peningkatan aktivitas vulkanik di gunung yang memiliki ketinggian 2.386 meter di atas permukaan laut (mpdl) tersebut.
Penutupan dilakukan sejak Jumat (12/7) hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan dilakukan karena status Ijen naik dari level I (normal) menjadi level II (waspada) per Jumat (12/7) pukul 22.00. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin