Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Liburan Seru, Sensasi Makan Malam di Udara, Sajikan Pemandangan 360 Derajat di Ketinggian 30 Meter: Cek Disini Lokasinya 

Gareta Yoga Eka Wardani • Kamis, 27 Juni 2024 | 17:18 WIB
SERU: Makan malam dari ketinggian rasanya jadi tantangan
SERU: Makan malam dari ketinggian rasanya jadi tantangan

Radarbanyuwangi.id – Mengisi liburan sekolah banyak tempat wisata menawarkan pengalaman menarik dan berkesan. Selain mengunjungi tempat wisata, tidak ada salahnya untuk berburu kuliner di tempat yang dikunjungi.

Dan bila menginginkan sensasi berburu kuliner bersama keluarga maupun kerabat yang berkesan. Salah satunya menikmati sensasi makan malam sembari terbang di udara. 

Makan malam unik ini kini bisa ditemui di Bali yakni Lounge In The Sky Bali di Seminyak Square, Kabupaten Badung. Tempat makan malam ini merupakan sebuah konsep makan revolusioner.

Pengalaman bersantap ini merupakan bagian dari fenomena global Dinner In The Sky, yang telah mendapatkan dukungan dari Dewan Pariwisata Bali.  

"Bali selalu menjadi pusat kreativitas dan inovasi, menarik para seniman, desainer, dan pengusaha dari seluruh dunia. Lounge In The Sky mencontohkan semangat inovasi ini, mendorong batasan pengalaman makan tradisional dan menawarkan sesuatu yang benar-benar luar biasa," ujar Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Agung Partha Adnyana seperti dilansir Bali Express.

Para tamu menikmati pemandangan 360 derajat atau setinggi 30 meter yang indah dari cakrawala Bali yang mencakup laut maupun daratan. Kemudian, dikejutkan oleh pertunjukan Tari Barong yang bersejarah di udara, memberikan penghormatan kepada warisan budaya Bali yang kaya dan memikat hati semua tamu yang hadir. 

Platform melayang ini dapat menampung hingga 32 tamu sekaligus, menyajikan makan malam tiga hidangan selama 1 jam atau sepiring canape selama 40 menit oleh Rosalita's Cantina, catering resmi untuk pengalaman ini. 

Presiden Direktur PT. Malka Manah Cipta, Darma Mangkuluhur Hutomo, orang di balik Lounge In The Sky yang sangat sukses di Jakarta, mengatakan Lounge in the Sky Bali lebih dari sekadar restoran.

“Ini adalah pengalaman transformatif. Kesempatan untuk melihat Bali dalam cahaya baru, menikmati hidangan kuliner, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan,” katanya.

Sekadar diketahui, konsep ini memulai operasinya pada Mei 2006 di Brussels, Belgia, Dinner In The Sky. Kehadirannya telah sukses menjalankan lebih dari 1.000 sesi di lebih dari 60 kota di seluruh dunia. 

Tamu tak perlu khawatir, Lounge In The Sky Bali mengutamakan dan mematuhi standar keselamatan tertinggi. Selama penerbangan, tamu akan mengenakan sabuk pengaman setiap saat, dan staf yang bertugas akan dilengkapi sepenuhnya dengan sabuk keselamatan untuk memastikan keselamatan mereka selama berada di udara.

Seorang pengawas keselamatan akan memberi pengarahan kepada tamu tentang peraturan keselamatan sebelum penerbangan dan akan selalu berkomunikasi dengan operator crane dan ground crew untuk penerbangan yang lancar. 

Semua gambar, perhitungan, dan simulasi telah diuji dan diawasi oleh TÜV SÜD, organisasi Jerman yang memvalidasi keselamatan produk segala jenis untuk melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya.

Sebuah crane boom teleskopik Eropa seberat 150 ton akan digunakan untuk pengalaman Lounge In The Sky di Bali ini yang dapat dijumpai di Seminyak Square.

Pada hari pertama, Lounge In The Sky Bali sudah memiliki lebih dari 3.000 tamu yang terdaftar dalam waitlist.

Reservasi Minuman & Canape akan dimulai dari pukul 16.50 Wita, sementara Reservasi Makan Malam akan dimulai pukul 18.00 Wita. Ada tiga sesi penerbangan per hari dan pesanan private juga tersedia. Durasi penerbangan adalah 40 menit hingga 60 menit. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#Lounge in The Sky #badung #makan malam #BTB #bali #jakarta #dewan pariwisata #brussels #belgia #reservasi