Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sosialisasi Efektif, Gangguan Layang-Layang di Jalur Kereta Cepat Whoosh Berkurang Signifikan

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 26 Juni 2024 | 19:16 WIB
Gangguan layang-layang di jalur kereta cepat Whoosh berkurang signifikan setelah dilakukan sosialisasi.
Gangguan layang-layang di jalur kereta cepat Whoosh berkurang signifikan setelah dilakukan sosialisasi.

RadarBanyuwangi.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berhasil mengurangi potensi gangguan layang-layang di jalur kereta cepat Whoosh melalui serangkaian sosialisasi dan pendekatan ke berbagai sekolah serta masyarakat sekitar.

Langkah ini terbukti efektif, mengurangi titik rawan dari 14 titik menjadi hanya 3 titik pada akhir Juni, menurun hingga 78 persen.

Sebelum sosialisasi intensif dilakukan, setiap titik rawan rata-rata dipenuhi hingga 15 layang-layang per hari.

Namun, berkat upaya KCIC, kini hanya tersisa 1 hingga 2 layang-layang di tiga titik tersebut, dan itu pun hanya terjadi di akhir pekan.

Pengurangan ini menunjukkan respon positif dari masyarakat terhadap kampanye yang digencarkan oleh KCIC.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyatakan, perusahaan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan Whoosh.

"Kami bersyukur atas dukungan masyarakat yang sangat baik terhadap sosialisasi kami. Hal ini berdampak positif terhadap kelancaran operasional Whoosh," ujar Eva.

Sejak awal Juni, KCIC telah rutin mengadakan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat.

Sepanjang Juni 2024, sosialisasi dilakukan sebanyak 12 kali di berbagai sekolah dasar di daerah Bandung hingga Cimahi.

Selain itu, patroli rutin ke perumahan warga dan titik-titik rawan juga terus dilakukan oleh petugas keamanan bekerja sama dengan aparat setempat.

Berbagai materi sosialisasi juga disebarluaskan melalui pemasangan spanduk, penyebaran pamflet, serta konten komunikasi di media massa dan media sosial.

Eva menambahkan, meski risiko gangguan layang-layang sudah berkurang, pengawasan tetap dilakukan secara komprehensif oleh 550 petugas keamanan yang rutin berpatroli di sepanjang jalur dan stasiun Whoosh.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung operasional Whoosh dengan tidak bermain layang-layang di sekitar jalur kereta cepat. Dukungan ini memotivasi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," tutup Eva.

Upaya KCIC ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga kelancaran dan keamanan transportasi publik.

Dukungan dan kesadaran masyarakat menjadi kunci sukses dalam mengurangi potensi gangguan dan meningkatkan efisiensi operasional kereta cepat Whoosh. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#PT KCIC #sosialisasi #Layang-Layang #WHOOSH #Jalur #kereta cepat