Radarbanyuwangi.id – Arus kendaraan dan penumpang yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali terus mengalami peningkatan pada momen Hari Raya Idul Adha 1445 H/2024. Sebenarnya lonjakan penumpang ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir.
Kondisi ini membuat antrean kendaraan yang akan menggunakan jasa kapal ferry keluar hingga areal pelabuhan. Bahkan pengguna kendaraan harus bersabar untuk bisa segera menyeberang. Mereka yang terjebak antrean harus menunggu 3 sampai 4 jam untuk bisa masuk pelabuhan.
Manajer Usaha Pelabuhan Gilimanuk, Djumadi, menyatakan bahwa peningkatan kendaraan yang keluar Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk mulai terjadi sejak Jumat malam (14/6). Lonjakan signifikan terjadi pada Sabtu (15/6) hingga Minggu (16/6), yang didominasi kendaraan pribadi. "Sudah tiga hari ini padat terus yang keluar Bali," jelasnya seperti dilansir Jembrana Express
Djumadi memperkirakan antrean kendaraan akan berkurang drastis pada Minggu sore. "Karena pada Minggu siang, kendaraan yang keluar Bali sudah mulai berkurang. Minggu pagi masih antre, tapi sudah mulai sedikit berkurang dan antrean kendaraan mungkin habis nanti malam," ujarnya.
Berdasarkan data produksi Pelabuhan Cabang Ketapang selama 24 jam H-2 Idul Adha, dari pukul 08.00 WIB tanggal 15 Juni hingga 08.00 WIB tanggal 16 Juni 2024, tercatat peningkatan signifikan.
Penumpang yang keluar Bali mencapai 44.457 orang, naik sekitar 49 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan yang keluar Bali sebanyak 13.814 unit, naik 51 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, di Pelabuhan Ketapang, penumpang yang masuk Bali sebanyak 21.869 orang, naik 18 persen dibandingkan tahun lalu, dan kendaraan sebanyak 5.277 unit, naik 4 persen dibandingkan tahun lalu.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Syamsudin, menyatakan bahwa kenaikan kendaraan ini merata, baik itu sepeda motor, mobil pribadi, bus, maupun truk. Namun, penyeberangan di Selat Bali masih terkendali. "Kami siapkan antisipasi di pelabuhan," ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Idul Adha, pihaknya menambah dua kapal bantuan berukuran besar, KMP Jatra II dan KMP Swarna Cakra, sejak Jumat malam. Dengan tambahan ini, total ada 52 armada kapal yang melayani penyeberangan lintas Pelabuhan Ketapang Gilimanuk. Pihaknya berharap cuaca mendukung sehingga penyeberangan berjalan lancar. (*)
Editor : Niklaas Andries