Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Terminal Sritanjung Mati Suri, Dishub Banyuwangi Siapkan Upaya Modifikasi: Ini Langkah yang Diambil

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 20 Mei 2024 | 15:37 WIB

SEPI PENUMPANG: Bus jurusan Banyuwangi – Madura sedang menunggu penumpang di Terminal Sritanjung Minggu (19/5).
SEPI PENUMPANG: Bus jurusan Banyuwangi – Madura sedang menunggu penumpang di Terminal Sritanjung Minggu (19/5).
Radarbanyuwangi.id– Aktivitas kendaraan umum di Terminal Sritanjung terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu membuat Dinas Perhubungan Banyuwangi mulai mencari formula untuk mengoptimalkan pemanfaatan Terminal Sritanjung.

Selama ini, Terminal Sritanjung lebih sering digunakan sebagai lokasi parkir truk atau kantong parkir kendaraan besar yang hendak menyeberang ke Bali maupun Lombok. Sedangkan aktivitas bus yang beroperasi justru semakin menyusut. 

Plt Kadishub Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja mengatakan, saat ini hanya ada beberapa perusahaan otobus (PO) yang beroperasi di Terminal Sritanjung dengan tujuan Surabaya, Madura, dan Jakarta.

Untuk jurusan Madura dan Surabaya, setiap hari ada bus yang melayani perjalanan. Sedangkan untuk jurusan Jakarta menyesuaikan dengan jadwal dari PO bus Sinar Jaya.

Komang menambahkan, aktivitas bus memang sudah jauh menurun. Kondisi ini disebabkan banyaknya PO bus yang melayani pembelian tiket secara online.

Para penumpang tidak perlu datang ke terminal untuk melakukan transaksi, termasuk untuk mengangkut penumpang. Beberapa PO bus tidak lagi melakukannya di kawasan terminal.

”Sementara ini sedang kami bahas dengan bidang aset BPKAD untuk mengembangkan (Terminal Sritanjung) menjadi kawasan rest area. Jadi, ada kesatuan antara penumpang kendaraan umum dan khusus di sana. Saat ini fungsi keterminalan semakin kecil setelah banyaknya PO bus yang melayani secara online,” kata Komang.

Dia menambahkan, harus ada penyesuaian dalam hal pelayanan agar Terminal Sritanjung bisa kembali hidup. Salah satunya mengintegrasikan dengan kawasan wisata seperti Grand Watudodol (GWD). Termasuk, menata kendaraan bus dengan tujuan Bali dan sebaliknya yang selama ini tidak melalui terminal.

”Kalau tidak ada PO yang membuka loket di sana (Terminal Sritanjung), ya tidak ada yang mengunjungi. Termasuk tujuan Bali yang selama ini lolos. Ini yang akan coba kami tangkap sekaligus menyatukannya dengan GWD,” tandas Komang. (fre/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#Dinas Perhubungan (Dihub) #tiket #Jakarta (beritantb] – Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono #po sinar jaya #online #lombok #surabaya #bali #sritanjung #terminal #BPKAD #Grand Watudodol #banyuwangi #GWD #madura #rest area