Sebelumnya, enam kapal perbantuan itu dikerahkan ASDP untuk mempercepat perpindahan penumpang dari dua sisi Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.
Enam kapal tersebut meliputi KMP Nawasena, KMP Jatra II, KMP Trimas Laila, KMP Munich I, KMP Swarna Cakra, dan KMP Dharma Kencana 9.
Saat arus mudik, keenam kapal itu menjalankan peran untuk melakukan sistem tiba bongkar berangkat (TBB) dari Gilimanuk.
Korsatpel BPTD Wilker Ketapang Bayu Kusumo Nugroho mengatakan, kondisi di Pelabuhan Ketapang sekarang sudah normal.
Jumlah kendaraan yang menyeberang ke Bali sudah kembali seperti sedia kala seperti sebelum Idul Fitri. Kapal-kapal yang sebelumnya diambil dari lintasan lain untuk membantu proses arus mudik, saat ini sudah kembali ke lintasanya.
”Tanggal 22 kemarin sudah kembali. KMP Trimas Laila, Swarna Cakra, dan Jatra II sudah kembali ke Jangkar. Sedangkan KMP Nawasena, KMP Munich I, dan KMP Dharma Kencana 9 kembali ke Padangbai,” jelas Bayu. (fre/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries