Jumat (5/4), peningkatan penumpang pesawat yang melayani penerbangan ke bandara kebanggan masyarakat Banyuwangi sudah mulai terlihat.
Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Internasional Banyuwangi, Johan Seno Acton mengatakan penerbangan menuju Banyuwangi dilayani masakapai Batik Air, Citilink, dan Super Air Jet.
“Data yang kami terima, sudah full booked semua untuk awal libur Lebaran. Banyak pemudik yang tidak mendapatkan tiket harus transit ke Surabaya, lalu melanjutkan perjalanan udara ke Banyuwangi menggunakan Wings Air,” katanya.
Untuk jumlah penumpang yang ke Banyuwangi melalui Bandara Banyuwangi sejak masa angkutan Lebaran mulai H-7 sampai H-5 April, jelas dia, mencapai 1.057 orang.
Sedangkan untuk keberangkatan dari Banyuwangi, ada 466 penumpang. “Untuk jumlah penumpang pada periode yang sama dibanding Lebaran tahun lalu ada peningkatan 18 persen,” jelasnya.
Untuk musim mudik Lebaran ini, jelas dia, Bandara Internasional Banyuwangi mulai mempersiapkan berbagai sarana dan prasarana demi mendukung kelancaran musim mudik.
Seluruh area baik sisi darat maupun udara dicek. “Di sisi darat, pengecekan telah dilakukan di area chekin counter, boarding lounge, area komersial, dan pemeriksaan keamanan,” katanya.
Sementara pengecekan sisi udara, jelas dia, meliputi pengecekan fasilitas visual aid (alat bantu pendaratan), runway, taxiway, dan apron.
“Tak ada perubahan rute maupun jumlah penerbangan di Bandara Banyuwangi pada musim mudik dan balik lebaran tahun ini,” ungkapnya.
Penerbangan di bandara tersebut, masih kata dia, dilayani oleh empat maskapai, yakni Batik Air, Citilink, Super Air Jet, dan Wings Air dengan tujuan Banyuwangi-Jakarta (PP) dan Surabaya-Banyuwangi (PP) dengan jam operasional antara pukul 06.00 hingga pukul 16.00.
“Tidak ada penerbangan malam. Tapi apabila ada sesuatu yang mengharuskan ada penerbangan malam kami juga siap,” ungkapnya.(ddy/abi)
Editor : Niklaas Andries