Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tempuh Perjalanan 12 Jam! 552 Warga Mudik Gratis Pakai Kapal Perintis ke Pulau Sapeken

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 28 Maret 2024 | 16:28 WIB

 

 

TERSISA DUA PEMBERANGKATAN: Para pemudik antre masuk ke kapal Sabuk Nusantara (SN) 92 di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi, Rabu (27/3).
TERSISA DUA PEMBERANGKATAN: Para pemudik antre masuk ke kapal Sabuk Nusantara (SN) 92 di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi, Rabu (27/3).

RadarBanyuwangi.id – Tren mudik Lebaran lebih awal kembali dilakukan oleh beberapa warga asal Kepulauan Madura.

Rabu (2/7), sebanyak 552 pemudik tujuan Pulau Sapeken dan Pagerungan ”menyerbu” Pelabuhan Tanjung Wangi. Mereka ramai-ramai pulang ke kampung halaman.

Para pemudik tersebut berbondong-bondong naik ke atas kapal Sabuk Nusantara (SN) 92 yang sudah siap sejak pagi di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi.

Tak sedikit dari para pemudik membawa tas besar dan kardus berisi oleh-oleh seperti buah-buahan dan kue kering.

Fathan, 23, salah seorang pemudik mengatakan, dia bersama keluarganya sengaja mudik lebih awal agar bisa menikmati Ramadan dan Lebaran di Pulau Sapeken.

Sebab, tinggal tersisa dua pemberangkatan kapal lagi menuju Sapeken.

Fathan khawatir jika dua pemberangkatan itu diserbu lebih banyak pemudik, dia tidak kebagian tiket.

”Saya janjian sama keluarga yang dari Jember dan Bali, jadi ketemu di sini (Tanjung Wangi). Sejak hari Selasa saya sudah di sini, menginap sehari yang penting bisa menyeberang,” tuturnya.

Pemudik lainnya, Hari menambahkan, tiket kapal seluruhnya gratis ditanggung oleh Pemkab Sumenep.

Semua penumpang yang akan naik kapal SN 92 tinggal datang ke kantor PT Pelni untuk mengambil tiket sembari menunjukkan KTP.

”Semuanya gratis, saya mengambilkan tiket untuk lima orang, biar tidak ramai di Pelni. Perwakilan boleh mengambilkan tiket keluarganya,” jelasnya.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Tanjung Wangi Budi Sanjoyo menambahkan, mudik gratis menggunakan kapal SN 92 merupakan kesepakatan antara PT Pelni dan Pemkab Sumenep.

Total ada 552 pemudik yang menyeberang ke Sapeken menggunakan kapal perintis tersebut.

Budi menambahkan, tren mudik ke kepulauan memang berbeda dengan wilayah lainnya. Karena keterbatasan sarana, para pemudik mulai bergerak sejak H-15 Idul Fitri.

”Kapal tujuan Sapeken ada lagi tanggal 3 April dan 10 April. Kemungkinan yang ramai tanggal 3 April, berangkat 4 April. Kalau yang tanggal 10 April biasanya penumpang tidak mau, waktunya terlalu mepet. Mereka inginnya bisa puasa dan Lebaran di kampung,” terangnya.

Dengan kapal SN 92, para penumpang akan melakukan perjalanan selama 12 jam sampai ke Pulau Sapeken. Jika kondisi cuaca kondusif, kapal bisa tiba tepat waktu.

”Kami terus memantau kondisi cuaca pelabuhan tujuan. Jalur kapal perintis berbeda, cuacanya sering berubah-ubah,” tandas Budi. (fre/aif/c1)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#Pulau Sapeken #banyuwangi #pelabuhan tanjung wangi #mudik