Lokasinya berada persis dibatas antara Kecamatan Banyuwangi dengan Kecamatan Glagah. Tempat tongkrongan ini biasa disebut dengan nama Bukit Kopi Tepi.
Tempat ini sedianya masuk dalam kawasan Dusun Krajan, Desa Rejosari Kecamatan Glagah. Atau berjarak 500 meter selatan Stasiun Banyuwangi Kota.
Dari sini bisa ditebak bahwa tempat ini dilintasi oleh jalur kereta api yang mengubungkan antara Stasiun Banyuwangi Kota dengan Rogojampi.
Tidak terlalu berlebihan pula bila Bukit Kopi Tepi juga familiar di kalangan railfans. Mereka merupakan komunitas pecinta kereta api atau transportasi rel.
Pagi atau sore, beberapa dari mereka tampak mengabadikan momen saat kereta api lewat.
Suara sirine kereta menjadi hiburan tersendiri dari tempat ini. Lambaian tangan masinis dari dalam lokomotif juga sering diikuti dengan tepuk tangan balasan lambaian dari anggota komunitas railfans.
Disamping itu, beberapa masyarakat juga memanfaatkan tempat ini sebagai arena untuk bersantai bersama keluarga maupun teman.
Menuju lokasi tidak sulit. Akses paling mudah lewat saja Jalan Sutawijaya Kelurahan Sumberejo atau jalur menuju Satpas SIM Banyuwangi.
Lurus saja sampe mentok ketemu rel. Lewati dikit, lalu belok kanan, dah. Hanya, direkomendasikan gunakan sepeda motor saat datang ke sini.
Bukan tanpa alasan tempat ini familiar dengan sebutan Bukit Kopi Tepi. Dari bukit yang ditumbuhi rurumputan dan pepohonan rindang.
Lurus mata memandang areal persawahan dengan rimbun pepohonan menjadi pemandangan yang menghijaukan mata.
View lainnya disini, pengunjung bisa melihat jalur kereta api yang memanjang berkelok dari Stasiun Banyuwangi Kota.
Tidak perlu takut disambar kereta api karena posisinya lebih tinggi dari rel. Momen istimewanya tentu saja adalah saat lintasan rel dilewati oleh kereta api.
“Daya tariknya disini adalah kereta pas lewat,” beber Najmi salah satu railfans Banyuwangi.
Dia menyarankan waktu paling tepat datang ke Bukit Kopi Tepi adalah sore hari. Tempat ini terasa kesejukkannya. Sebab lainnya, pada pukul16.16 jalur lintasan didepan Bukit Kopi Tepi akan dilewati oleh Kereta Api Probowangi dari Stasiun Banyuwangi Kota.
Lepas 15 menit kemudian giliran Kereta Api Pandawangi yang akan mellintas dari Stasiun Rogojampi.
Lalu mana kopinya. Tenang, bro and sis. Sambil bersantai menikmati waktu sore dan kereta api lewat.
Pedagang kopi keliling sudah siap dengan menu pilihan seperti kopi dan lainnya. Mereka biasanya sudah stand by disana mulai pukul 15.00 hingga menjelang magrib.
Jadi sudah pernah kesana, belum Bila belum, maka tidak ada salahnya segera datang ke Bukit Kopi Tepi. Dijamin tempatnya asyik. (*)
Editor : Niklaas Andries