Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Inilah 4 Wisata Pantai Andalan di Kota Banyuwangi, Tiket Masuk Hanya Rp 5.000

E. Irwan Suryanto • Senin, 19 Februari 2024 | 15:18 WIB
Pantai Boom Banyuwangi memiliki banyak spot foto unik, seperti jembatan lintas ini.
Pantai Boom Banyuwangi memiliki banyak spot foto unik, seperti jembatan lintas ini.

RadarBanyuwangi.id - Kota Banyuwangi memiliki beberapa wisata pantai unggulan yang berada di wilayah perkotaan.

Wisatawan dari luar kota sangat mudah menjangkau objek wisata pesisir tersebut, karena lokasinya dekat dengan sejumlah hotel berbintang.

Berikut ini daftar wisata pantai unggulan yang berada di wilayah Kota Banyuwangi:

1. Pantai Boom

Pantai yang sejak zaman penjajahan Belanda berfungsi sebagai pelabuhan itu kini telah berubah menjadi sebuah destinasi wisata unggulan yang menjadi jujugan wisatawan dari luar daerah.

Pemandangan indah di kala senja sangat memukau, terutama ketika matahari pelan-pelan tenggelam di peraduan.

Jembatan lintas atau causeway berbentul spiral yang tampak indah di malam hari ketika disorot lampu menjadi salah satu landmark ikonik.

Fasilitas penunjang di Marina Boom ada private resort, lounge and restaurant, yach club, dryberth facilities, dan amphiteather Boom Eco Adventure Park di pinggir pantai.

Di kawasan Marina Boom juga terdapat banyak pilihan spot foto yang keren, apalagi saat malam hari.

“Tiket masuk pada hari biasa hanya ditarik Rp. 5.000 untuk satu orang,” tutur Dodik, seorang wisatawan lokal.

Lokasi Pantai Boom sangat strategis dan mudah dijangkau oleh wisatawan, karena berada di Kelurahan Mandar, Kecamatan Banyuwangi Kota.

Sejumlah hotel dan penginapan tidak jauh dari objek wisata tersebut, yakni Wisma Blambangan, Hotel Baru, Hotel Berlin Timur, Hotel Berlin Barat, Hotel Selamet, Hotel Australian Backpacker, Hotel Anda, Hotel Peni, Hotel Bakti, Hotel Kumala, Hotel Ikhtiar Surya, Hotel Tanjung Asri, dan dormitory.

Sedangkan hotel berbintang yang dekat dari Pantai Boom, antara lain Hotel Aston, Hotel Santika, Hotel Illra, Hotel Dialoog, Villa Solong, dan Hotel Luminor.

2. Pantai Cacalan

Pantai Cacalan berada di utara Kota Banyuwangi, tepatnya di Lingkungan Sukowidi, Kalurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro.

Kawasan pesisir yang menghadap ke arah Pulau Dewata Bali ini memiliki pemandangan indah.

Di pagi hari saat matahari terbit bisa disaksikan sunrise keluar dari deretan pegunungan di seberang lautan.

Pada senja hari bisa dinikmati suasana syahdu matahari tenggelam.

Untuk masuk kawasan wisata ini cukup merogoh kocek Rp. 5.000 per orang.

Wahana wisata kano kini menjadi suguhan menantang bagi wisatawan di Pantai Cacalan Banyuwangi.
Wahana wisata kano kini menjadi suguhan menantang bagi wisatawan di Pantai Cacalan Banyuwangi.

Ada fasilitas olahraga kano  yang menantang wisatawan untuk memacu adrenalin.

Ketika libur weekend juga sering dijumpai kuda yang bisa dinaiki menyusuri pantai oleh pengunjung.

Jika lapar usai mengeksplorasi keindahan Pantai Cacalan, maka bisa menikmati warung-warung kuliner yang menyajikan camilan khas Banyuwangi.

Lokasi Pantai Cacalan sangat mudah dijangkau oleh wisatawan yang menginap di sejumlah hotel terdekat, seperti Hotel Luminor, Hotel Dialoog, Villa Solong, Hotel Illira, Hotel Berlian Abadi, Hotel Mahkota Plengkung, Hotel Mirah, Mirah Dormitory, Hotel Ketapang Indah, dan Hotel Banyuwangi Beach.

“Pantai Cacalan ini sangat dekat dari Jalan Raya Yos Sudarso hanya 1 kilometer masuk ke arah timur,” kata Linda, warga sekitar Pantai Cacalan.

3. Pulau Santen

Pantai di Pulau Santen memiliki pemandangan eksotis ketika senja hari.

Hutan bakau yang lebat menjadi spot foto yang menarik, selain kekhasannya berupa pohon-pohon santen.

Posisi pantainya tidak jauh dari pusat Kota Banyuwangi.

Lokasi Pulau Santen berada di Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi Kota, yang dikenal dengan Kampung Kerukunan Ummat Beragama.

Pantai Pulau Santen sering digunakan untuk pelepasan anak penyu.
Pantai Pulau Santen sering digunakan untuk pelepasan anak penyu.

Di kampung dekat Pulau Santen terdapat beberapa tempat ibadah, seperti masjid, klenteng Hoo Tong Bio, tempat ngaben umat Hindu, tempat persemayaman warga etnis Tionghoa, dan gereja.

Untuk masuk kawasan Pulau Santen cukup merogoh kocek Rp. 5.000.

“Pulau Santen ini memang berada di pusat kota, tetapi lokasinya cukup tersembunyi,” kata Heni, warga sekitar Pulau Santen.

Hotel yang dekat dari Pulau Santen adalah Hotel Selamet, Hotel Peni, Hotel Kumala, Wisma Blambangan, Hotel Australian Backpacker, Hotel Anda, Hotel Bakti, Hotel Baru, Hotel Berlin Timur, Hotel Berlin Barat, Hotel Santika, Hotel Aston, Hotel Ikhtiar Surya, dan Hotel Tanjung Asri.

4. Pantai Cemara

Pantai Cemara berada di Lingkungan Rowo, Dusun Pantairejo, Kelurahan Pakis, Kecamatan Banyuwangi.

Lokasinya cukup masuk dan jauh dari perkotaan Banyuwangi, karena berjarak sekitar 7 kilometer.

Hotel Berlin Timur, Hotel Baru, Hotel Berlin Barat, Hotel Peni, Hotel Kumala, Hotel Selamet, Wisma Blambangan, Hotel Santika, Hotel Aston, El Hotel, dan Hotel Kookon, cukup dekat dengan Pantai Cemara.

Pantai Cemara menjadi destinasi wisata konservasi dan edukasi.
Pantai Cemara menjadi destinasi wisata konservasi dan edukasi.

Selain pemandangan selat Bali yang mempesona, hutan pinusnya menjadi spot foto yang memukau.

Apalagi hutan bakaunya juga menjadi kawasan wisata tersendiri.

Bisa dinikmati dengan jalan kaki melintas jembatan bambu, bahkan tersedia perahu motor untuk menyusuri perairan yang membelah hutan mangrove.

Untuk masuk wisata pantai ini cukup membayar tiket Rp. 5.000 per orang.

Banyak wisata edukasi yang ditawarkan oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantairejo.

Ada wisata edukasi penangkaran tukik atau anak penyu, wisata edukasi pembibitan pohon cemara, dan budi daya pengolahan produk dari tanaman bakau.

Maklum, Pantai Cemara merupakan kawasan konservasi, sehingga mulai dari pepohonan cemara, mangrove, hingga penangkaran anak penyu, bisa dipelajari sebagai bentuk wisata edukasi.

“Pantai Cemara sering dikunjungi pelajar, mahasiswa, dan para peneliti,” ungkap Muh Muhyi, ketua KUB Pantai Rejo. (irw)

Editor : Ali Sodiqin
#Perkotaan #boom #wisata #Cemara #Cacalan #Pulau Santen #pantai #banyuwangi