Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BBKSDA Beber Alasan Pendakian Menuju Kawah Ijen Ditutup Pasca Libur Nataru

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 3 Januari 2024 | 21:15 WIB
BAKAL DIEVALUASI: Pada libur Natal kemarin jumlah pengunjung TWA Kawah Ijen mencapai 7.612 orang. Setelah libur Nataru pendakian Ijen ditutup sementara mulai Selasa (2/1).
BAKAL DIEVALUASI: Pada libur Natal kemarin jumlah pengunjung TWA Kawah Ijen mencapai 7.612 orang. Setelah libur Nataru pendakian Ijen ditutup sementara mulai Selasa (2/1).

LICIN, RadarBanyuwangi.id – Pendakian menuju Kawah Ijen ditutup mulai Selasa (2/1). Alasan penutupan dalam rangka evaluasi kegiatan kunjungan wisata alam selama 2023 dan persiapan kegiatan kunjungan tahun 2024.

Penutupan berdasarkan surat Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) nomor SE.01/K2/BIDTEK.1/KSA/01/2024 tentang Penutupan Kawasan TWA Kawah Ijen.

Surat yang ditandatangani Kepala BBKSDA Jatim Nur Patria Kurniawan itu menegaskan, destinasi wisata yang terkenal dengan blue flame tersebut ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Purwantono menjelaskan, penutupan TWA Kawah Ijen dilakukan dalam rangka evaluasi kegiatan kunjungan wisata alam selama 2023 dan persiapan kegiatan kunjungan tahun 2024.

Setelah menerbitkan surat penutupan itu, BBKSDA akan menggelar rapat terkait evaluasi dan persiapan kegiatan wisata.

Pembukaan kembali TWA Kawah Ijen besar kemungkinan bakal ditentukan setelah evaluasi.

”Penutupan merupakan kebijakan kepala balai, sesuai dengan surat edaran. Kapan akan dibuka lagi kami belum tahu. Yang pasti melihat perkembangan di lapangan,” kata Purwantono.

Selama libur Natal kemarin, TWA Kawah Ijen menjadi salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Banyuwangi.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sejak 22 hingga 26 Desember, destinasi itu dikunjungi 7.612 orang.

Kepala TWA Ijen Sigit Haribowo menambahkan, selama penutupan berlangsung, aktivitas penambang belerang tetap berjalan seperti biasa.

Yang dihentikan hanyalah aktivitas wisata, terutama pendakian.

Sigit masih menunggu hasil rapat di BKSDA untuk memastikan detail aturan tersebut, termasuk sampai kapan aktivitas pariwisata dihentikan.

”Sepertinya akan ada evaluasi terkait petugas dan sarana di TWA Ijen.  Kami belum tahu sampai kapan penutupan berlaku,” tegasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#2024 #pendakian #ditutup #2023 #wisata #bbksda #kawah ijen #Evaluasi