RadarBanyuwangi.id – Para pengelola sejumlah destinasi wisata unggulan di Banyuwangi diminta bersiap untuk menghadapi lonjakan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru).
Beberapa persiapan dimaksud antara lain antisipasi perubahan cuaca serta penyiapan infrastruktur pendukung kenyamanan wisatawan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda menjelaskan, Pemkab bersama dengan Polresta Banyuwangi akan membuka posko pengamanan di sejumlah destinasi wisata unggulan selama Nataru.
”Sudah menjadi agenda tahunan, kami siapkan posko pengamanan dan posko pelayanan di sejumlah destinasi wisata,” ujar pria yang karib disapa Bram tersebut.
Bram memprediksi sejumlah destinasi unggulan akan mengalami lonjakan pengunjung atau wisatawan selama libur Nataru.
Di antaranya Taman Wisata Alam Gunung Api Ijen, Pulau Merah, Grand Watudodol, De Djawatan, Taman Nasional (TN) Alas Purwo, Pantai Sukomade, dan Bangsring Underwater. ”Hampir semua destinasi akan mengalami lonjakan,” kata dia.
Penyiapan posko pengamanan pada destinasi unggulan tersebut dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang akan berkunjung menghabiskan masa liburannya di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.
”Kami minta pengelola seluruh destinasi wisata di Banyuwangi bersiap menyambut libur Nataru,” pintanya.
Sesuai hasil rapat koordinasi (rakor) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, lanjut Bram, sejumlah persiapan yang perlu dilakukan di antaranya meliputi antisipasi perubahan cuaca ekstrem mengingat saat ini telah memasuki musim hujan.
Selain itu, Bram juga meminta agar pengelola destinasi wisata menyiapkan infrastruktur pendukung seperti kursi roda, tandu, alat pemadam api ringan (APAR), serta fasilitas pendukung lainnya.
”Ini semata-mata agar wisatawan merasa aman dan nyaman selama berlibur di Banyuwangi,” jelasnya.
Selama bulan Desember ini, imbuh Bram, juga akan digelar sejumlah event dalam rangkaian Banyuwangi Festival.
Di antaranya Banyuwangi Beach Jazz Festival pada (17/12) dan Ngaji bareng Ustad Das’ad Latif pada puncak peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba), serta Refleksi Akhir Tahun pada malam pergantian tahun 2023 ke 2024.
Dengan persiapan pengelola destinasi wisata dan event yang digelar akhir tahun ini, Bram yakin capaian kunjungan wisatawan ke Banyuwangi akan terlampaui di angka 3,5 juta. Belum lagi dengan adanya penambahan penerbangan yang dilakukan oleh maskapai.
”Saat ini jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi di angka 3,4 juta, kami optimistis hingga akhir tahun jumlah tersebut akan terlampaui,” tandasnya. (ddy/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin