RadarBanyuwangi.id – Animo kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Banyuwangi terus menggeliat.
Pada long weekend sejak Kamis (28/9) lalu, jumlah wisatawan yang datang ke Banyuwangi mengalami peningkatan. Salah satunya di Pantai Grand Watudodol (GWD).
Ratusan wisatawan berkunjung di tempat tersebut selama long weekend. Mereka mengejar paket tour wisata untuk mengunjungi Pulau Tabuhan dan Pulau Menjangan.
Saking ramainya, dari 32 kapal milik Pokdarwis yang digunakan untuk mengantarkan para tamu ke dua pulau tersebut, seluruhnya habis disewa wisatawan.
Ketua Pokdarwis Pesona Bahari Abdul Aziz mengatakan, rata-rata ada 300 lebih wisatawan yang datang setiap hari untuk mengambil paket dengan tujuan Pulau Tabuhan dan Pulau menjangan.
Mereka berasal dari beberapa kota besar di Pulau Jawa seperti Bogor, Bandung, Malang, dan Surabaya.
Sejak pagi wisatawan yang mayoritas wisatawan tunggal sudah berada di Pantai GWD untuk menunggu perahu yang akan berlayar ke Tabuhan dan Menjangan.
"Ada rombongan keluarga dan pelajar, paling banyak wisatawan tunggal. Hanya berdua atau bertiga," ungkap Aziz.
Di GWD ada 32 perahu milik anggota Pokdarwis yang digunakan untuk membawa wisatawan. Namun, sejak Kamis (27/9), pihak GWD harus memanggil perahu dari Pokdarwis di Mutiara Tabuhan untuk ikut membawa tamu.
Azis yang juga ketua Asosiasi Pokdarwis Banyuwangi menambahkan, wisatawan yang datang tak hanya ingin menghabiskan waktu di dua pulau eksotis itu. Yang paling banyak dikejar saat ini adalah paket sunrise dan sunset.
Wisatawan yang berlayar bisa menikmati sunrise selama perjalanan ke Pulau Menjangan, lalu menikmati sunset di Pulau Tabuhan yang berpasir putih.
Jika menggunakan perahu dari GWD, mereka didampingi satu orang guide dan satu orang nakhoda yang juga akan memandu selama perjalanan.
"Kalau paket sunrise buka pukul 05.00, tapi kalau normal ya pukul 08.00. Satu perahu bisa membawa 15 sampai 20 orang. Mereka bisa menikmati sunset di Tabuhan," kata Aziz. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin