RADAR GENTENG – Minat masyarakat untuk berkunjung ke wisata air di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Songgon, Banyuwangi, rupanya masih minim.
Warga yang berkunjung di tempat wisata yang dibuka sembilan bulan lalu itu sangat minim.
Tempat wisata Sungai Binau itu dibuka oleh kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Sumber Abadi pada akhir Desember 2022.
“Waktu itu rencananya bertahap diperindah secara bertahap, agar yang berkunjung bisa nyaman,” cetus Ketua Pokdakan, Johan Efendi, Jumat (15/9).
Lokasi wisata ini, jelas dia, sebelumnya salah satu titik pembuangan sampah. Warga banyak yang membuang sampah di pinggir sungai itu.
“Dulu airnya juga kotor, kita bersihkan secara gotong royong,” katanya.
Setelah bantaran sungai itu bersih, jelas dia, lokasi itu dijadikan tempat wisata.
Untuk menarik pengunjung, di tempat itu dibuat kolam ikan, terapi ikan, serta penyewaan pelampung.
“Suasananya mendukung untuk wisata alam,” terangnya.
Tapi setelah sembilan bulan dibuka, jelas dia, tempat wisata ini rata-rata hanya menerima tiga hingga lima kunjungan per hari.
“Pengunjung yang datang itu kebanyakan masyarakat sekitar yang ingin menenangkan diri,” ungkapnya.
Saat hari kedua Idul Fitri, jelas dia, tempat wisata ini sempat diserbu pengunjung dari luar daerah yang bersilaturahmi ke rumah kerabatnya di Desa Songgon.
“Lebih dari seratus orang yang berkunjung, dan jadi satu-satunya catatan kunjungan terbanyak,” terangnya.
Usai libur Lebaran, masih kata dia, jumlah kunjungan kembali ke posisi semula.
Terlebih dengan anggota Pokdakan yang mulai sibuk dengan urusannya sendiri.
“Tidak bisa memaksa, karena penghasilan dari merawat tempat wisata ini juga belum menjanjikan untuk jadi mata pencaharian utama,” pungkasnya. (gas/abi)
Editor : Ali Sodiqin