Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bukan di Islandia, Vulkanolog Internasional Sebut Blue Flame Hanya Ada di Kawah Ijen Banyuwangi

Dedy Jumhardiyanto • Sabtu, 16 September 2023 | 15:00 WIB
pendakian-dibuka-lebih-awal-wisatawan-bisa-saksikan-blue-fire-ijen
pendakian-dibuka-lebih-awal-wisatawan-bisa-saksikan-blue-fire-ijen

RadarBanyuwangi.id – Ini masih tentang keindahan kawah Gunung Ijen Banyuwangi yang masih misteri hingga kini.

Selama ini, banyak orang meyakini bahwa warna biru yang menyala pada dini hari di bibir Kawah Ijen adalah blue fire.

Padahal, ahli vulkanologi internasional Prof Kim Berlo dan Dr Vincent van Hinsberg menyebut api biru di Kawah Ijen sebagai blue flame.

Konon, fenomena blue flame ini juga bisa dijumpai di Islandia. Sebuah negara yang terletak di sebelah barat laut Eropa.

Namun, berdasarkan penelitian Prof Kim Berlo dan Dr Vincent van Hinsberg yang beberapa kali datang ke Kawah Ijen, blue flame Ijen adalah satu-satunya di dunia.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Ainur Rofiq.

Menurut Ainur Rofiq, setelah dirinya melakukan konfirmasi kepada Prof Kim yang sudah melakukan riset dalam waktu lama di Islandia, ternyata tidak pernah ditemukan blue flame.

”Beliau mengatakan bahwa Kawah Ijen merupakan tempat terbaik untuk melakukan penelitian tentang gunung api karena beberapa fenomena yang cukup jarang ditemukan di dunia terjadi di Kawah Ijen,” ujar Rofiq.

Lebih lanjut, kata Rofiq, dari informasi yang dari penambang belerang, warna biru muncul dari belerang yang terkena tekanan suhu mencapai 600 derajat Celsius.

”Informasi terbaru ternyata itu bukan api, melainkan uap yang muncul dan terlihat seperti api ketika mata telanjang melihatnya dari jauh. Penyebutannya lebih tepat blue flame, bukan blue fire,” ujar Rofiq.

Rofiq menjelaskan, warna biru tersebut muncul secara murni dari proses penyubliman belerang milik PT Candi Ngrimbi.

”Flame tersebut menyala tanpa buatan karena imbas suhu panas 600 derajat celsius. Murni dari alam hingga mengeluarkan blue flame,” jelas Rofiq. (ddy)

Editor : Ali Sodiqin
#blue fire #api biru #vulkanologi #islandia #pariwisata #kawah ijen #banyuwangi #blue flame