RadarBanyuwangi.id – Suhu udara Makkah dan sekitarnya sedang panas-panasnya. Namun tak jauh dari sana, ternyata ada dataran tinggi Thaif yang masih berhawa lebih sejuk.
Kota Thaif berada pada kawasan pegunungan. Posisinya sudah masuk wilayah barat Arab Saudi. Dari kota Makkah, jaraknya hanya sekitar 67 kilometer (km).
Karena tidak terlalu jauh, maka sebagian jemaah umrah Al Haram Ziarah Wizatama melakukan wisata mandiri ke kota dengan ketinggian 1.879 meter dari permukaan air laut (mdpl) itu.
Meski wisata mandiri, mutawif dari pihak Al Haram Ziarah Wizatama Tour dan Travel, yakni Ustad Maksud Abdul Hanan tetap setiap mendampingi jemaah.
Ketelatenan mutawif dalam mendampingi jemaah ini sangat diperlukan dalam bepergian di negara lain. Sebab, mutawif sudah mengenal budaya setempat dan menguasai bahasa serta mampu berkomunikasi dengan warga lokal.
Dalam perjalanan menuju Kota Thaif tersebut, jemaah menggunakan mobil yang disewa dari hotel. Kapasitas mobil sewaan tersebut bisa diisi delapan penumpang.
Karena peserta wisata mandiri kali ini sebanyak 15 orang, maka rombongan jemaah Al Haram kali ini menggunakan dua unit mobil.
”Sewa mobil semakin banyak orang, akan semakin murah. Kali ini ongkosnya hanya 75 riyal setiap orang,” jelas Ustad Maksud.
Selama perjalanan, Ustad Maksud juga menjelaskan sedikit sejarah kawasan pegunungan Thaif. Menurutnya, wilayah Kota Thaif termasuk tempat penting dalam perkembangan sejarah kebudayaan Islam.
Kawasan pegunungan Thaif ini, kata dia, memang tak lepas dari sosok Abdullah bin Abbas yang sejak kecil sudah dikenal akrab dengan Nabi Muhammad SAW.
”Bersama beliau, ia tumbuh menjadi pribadi yang mempunyai karakter dan sifat yang kuat. Sosok yang selalu ingin menimba ilmu dari Rasulullah,” jelasnya.
Nah, pada kesempatan kali ini, jemaah umrah Al Haram berkesempatan berkunjung ke Masjid Abdullah bin Abbas.
Setelah mengambil wudu, mereka melaksanakan salat Tahiyatul Masjid. Setelah itu, jemaah diajak menikmati sensasi naik kereta gantung (gondola).
Dengan menumpang gondola, pengunjung akan bisa menikmati view Kota Thaif dari sudut pandang yang berbeda. Dengan melihat kota dari atas gondola, sensasinya menjadi lebih luar biasa.
Sementara itu, untuk bisa menikmati wahana wisata kereta gantung atau gondola ini, pengunjung harus membayar tiket sebesar 100 riyal.
Ada banyak gondola yang tersedia. Namun, karena pengunjung lumayan banyak, jemaah harus antre menunggu giliran naik gondola. Setiap gondola bisa menampung enam orang.
”Alhamdulillah, kali ini kami dapat diskon. Setiap orang hanya diminta bayar 60 riyal. Bahkan, satu gondola yang harusnya berisi enam orang, kami bisa naik hanya diisi lima sampai empat orang saja,” jelas Abdul Aziz, 44, jemaah umrah asal Kecamatan Glenmore yang juga Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Banyuwangi itu. (bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin