Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Status Kawah Ijen Sudah Normal, Pemandu Wisata Berharap Jam Buka Ijen Juga Ikut Normal

Fredy Rizki Manunggal • Minggu, 6 Agustus 2023 | 00:30 WIB
MULAI RAMAI: Wisatawan asing dan domestik menikmati pemandangan di puncak Ijen, Kamis (3/8).
MULAI RAMAI: Wisatawan asing dan domestik menikmati pemandangan di puncak Ijen, Kamis (3/8).

RadarBanyuwangi.id – Status Gunung Ijen yang turun dari waspada (level II) menjadi normal (level I) direspons positif oleh pemandu wisata di Banyuwangi.

Mereka berharap penurunan status tersebut berimbas terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Ijen. Salah satu yang paling ditunggu oleh pramuwisata adalah jam buka pendakian.

”Perubahan jam buka berpengaruh sekali terhadap kunjungan wisatawan. Wisatawan masih menjadikan Ijen sebagai tempat wisata favorit. Jumlah pengunjung lebih banyak ketika jam bukanya masih pukul 01.00,” ujar Lutfi, salah seorang pemandu wisata.

Daya tarik terbesar dari Ijen adalah fenomena blue fire yang bisa disaksikan saat kondisi langit gelap. Dengan jam buka pukul 04.00, pengunjung tidak bisa melihat blue fire lantaran langit sudah terang.

Gara-gara tak bisa melihat blue fire, banyak wisatawan memilih tidak datang ke Ijen. Mereka melanjutkan perjalanan wisata ke Bali. ”Kita harap jam bukanya bisa kembali normal agar wisatawan bisa melihat blue fire,” harap Lutfi.

Ketua DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Banyuwangi Andika Rahmat berharap jam buka pendakian Ijen bisa kembali normal. Dengan buka lebih awal, pemandu wisata bisa memasukkan blue fire dalam promosi kunjungan wisata ke Ijen.

”Harapan kami pendakian ke Kawah Ijen bisa kembali normal agar wisatawan memiliki waktu yang cukup untuk menyaksikan sunrise atau blue fire dari puncak Kawah Ijen,” kata Andika.

Setelah enam bulan lebih berada di status waspada (level II), kini status Kawah Ijen kembali dinyatakan normal. Penurunan status itu tertuang dalam laporan Badan Geologi nomor 263.Lap/GL.03/BGL/2023 yang dirilis pada Selasa (1/8).

Dalam surat tersebut, ada beberapa indikator yang membuat status Kawah Ijen turun level dari waspada ke normal.

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ijen Banyuwangi Suparjan membenarkan penurunan status aktivitas gunung yang berada di wilayah Banyuwangi dan Bondowoso tersebut.

Status Gunung Ijen terakhir kali berubah pada Desember 2022. Saat itu, status gunung dengan ketinggian 2.386 mdpl tersebut naik dari normal menjadi waspada.

Penurunan status menjadi normal saat ini diberlakukan setelah proses pengamatan yang berlangsung sejak 1 Januari hingga 31 Juli 2023.

Badan Geologi mencatat, gempa vulkanik di Gunung Ijen umumnya bersifat fluktuatif. Namun, terdapat penurunan pada gempa-gempa permukaan, terutama gempa vulkanik dangkal.

”Hal ini menunjukkan ada kecenderungan penurunan tekanan pada kedalaman dangkal sebagai akibat dari aktivitas hidrotermal Gunung Ijen,” tambah Suparjan. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#blue fire #wisatawan #kawah ijen #status #pemandu wisata