City tour merupakan program Disbudpar yang ditujukan bagi pengunjung wisata, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara (wisman). Lokasinya hanya dalam lingkup kota Banyuwangi. Melalui city tour, banyak spot menarik yang bisa menjadi jujugan. Mulai dari taman, tempat ibadah, pantai, sungai, hingga tempat bersejarah yang bisa menjadi pilihan di waktu senggang atau pun libur.
Kepala Bidang Pemasaran Ainur Rofiq mengatakan, terdapat beberapa destinasi yang direkomendasikan untuk pengunjung city tour. ”Seperti Pantai Boom, Pantai Cacalan, Pendapa Sabha Swagatha Blambangan, dan Masjid Cheng Hoo, dan Museum Dinas Pariwisata,” ujarnya.
Di antara sekian banyak tujuan city tour, saat ini Pantai Boom yang terletak di Kampung Mandar menjadi wisata tengah kota paling banyak di kunjungi oleh wisatawan.
Berdasar data yang diperoleh dari Disbudpar, menjelang akhir tahun 2022 total pengunjung dari Pantai Boom telah mencapai 486.017. Alasannya, selain lokasi yang mudah diakses, tempat tersebut memiliki view terbaik untuk melihat matahari terbit. Saat weekend, banyak pengunjung yang datang ke Pantai Boom untuk berolahraga dan melihat matahari terbit. Selain itu, lokasinya juga bagus untuk berswafoto.
Destinasi lain yang masuk dalam city tour dengan pengunjung paling banyak nomor dua yaitu Pantai Cacalan. Total pengunjung Pantai Cacalan mencapai 137.054. Disusul Pantai Cemara dengan total pengunjung 28.748, Pulau Santen mencapai 12.587 pengunjung, dan terakhir Museum Blambangan 2.873 pengunjung.
”Pengunjung Pantai Cacalan stabil karena di sana banyak aktivitas yang bisa dilakukan seperti camping. Segala perlengkapan sudah ada yang menyewakan, itu termasuk salah satu yang bisa menarik minat pengunjung untuk berwisata,” ucap Rofiq.
Dia menyebut, lonjakan pengunjung wisata di berbagai destinasi di Bumi Blambangan juga merupakan imbas dari event B-Fest yang diadakan dalam kurun waktu terakhir. ”Bersyukurnya Covid-19 sedikit melandai, jadi beberapa kegiatan akbar bisa diselenggarakan. Dan, berdampak baik bagi pariwisata Banyuwangi,” pungkas Rofiq. (cw5/sgt/c1) Editor : Ali Sodiqin