Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Masih Terdampak Pandemi, Situs Ananta Boga Sepi Pengunjung

Agus Baihaqi • Sabtu, 9 Juli 2022 | 19:08 WIB
SEPI: Para pemangku situs sedang memasang bendera di lokasi Situs Ananta Boga Dusun Gunungsari, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kamis (7/7). (Salis Ali/Radar Genteng)
SEPI: Para pemangku situs sedang memasang bendera di lokasi Situs Ananta Boga Dusun Gunungsari, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Kamis (7/7). (Salis Ali/Radar Genteng)
GLENMORE, Jawa Pos Radar Genteng – Destinasi wisata Situs Ananta Boga yang berada di Dusun Gunungsari, Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, sejak pandemi Covid-19 sepi pengunjung. Padahal, tempat wisata religi ini sempat menjadi jujugan wisatawan.

Para wisatawan yang datang, banyak dari luar daerah, terutama dari Bali. Di tempat itu, terkenal dengan tempat peribadatan berbagai agama mulai dari Islam, Hindu, Budha, Kristen, dan Konghucu. “Dulu setiap hari pengunjung banyak sekali,” terang pemangku situs Ananta Boga, Gimin, 68, asal Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Kamis (7/7).

Menurut Gimin, pengunjung situs Ananta Boga yang sepi itu terjadi sejak pandemi Covid-19. Sejak saat itu, pengunjung yang datang hanya penganut Hindu di hari-hari besar saja. “Penurunannya mencapai 60 persen,” katanya.

Gimin menyampaikan sebelum ada virus korona, situs Ananta Boga ini ramai pengunjung. Bahkan, dalam sehari ada lima hingga 10 romboongan yang datang. “Dulu yang datang tidak hanya sembahyangan saja, tapi sengaja datang untuk berwisata,” ungkapnya.

Sejak pandemi hingga sekarang, jelas dia, yang datang rata-rata hanya ada satu rombongan. Satu rombongan itu, biasanya tidak lebih dari lima orang. “Pengunjung hanya satu mobil yang berisi lima orang,” ungkapnya.

Sepinya situs Ananta Boga itu, tentu dikeluhkan para pedagang yang jualan di lokasi wisata di tengah hutan tersebut. “Sering seharian tidak dapat pembeli, apalagi kalau turun hujan, semakin sepi,” ucap Sulistyorini, 45, salah satu pedagang di di lokasi wisata tersebut.

Sulis mengaku pendapatannya baru bertambah ketika akhir pekan dan ada upacara keagamaan. Biasanya, masih kata dia, banyak pengunjung yang datang ke situs Ananta Boga. “Kalau Sabtu dan Minggu sehari bisa dapat Rp 200 ribu,” pungkasnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#Ananta Boga #wisata #traveling