Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tim Asesor Unesco Global Geopark Kagumi Geopark Ijen

Syaifuddin Mahmud • Rabu, 15 Juni 2022 | 22:06 WIB
JADI JUJUGAN WISATAWAN: Pengunjung Ijen turun dari kawah.  Bagi yang kelelehan, bisa menggunakan jasa penarik troli dengan tarif yang sudha ditentukan. (Dini Rahmawati for Radar Banyuwangi)
JADI JUJUGAN WISATAWAN: Pengunjung Ijen turun dari kawah.  Bagi yang kelelehan, bisa menggunakan jasa penarik troli dengan tarif yang sudha ditentukan. (Dini Rahmawati for Radar Banyuwangi)
LICIN, Radar Banyuwangi – Pengajuan Geopark Ijen masuk jaringan taman bumi dunia alias Unesco Global Geopark (UGG) mendapat sinyal positif. Tim penilai (asesor) UGG mengaku terkesan selama lima hari berada di kabupaten the Sunrise of Java.

Tim asesor UGG, yakni Martina Paskova dan Jacob Walloe datang ke Banyuwangi untuk melakukan penilaian terhadap Geopark Ijen. Penilaian dilakukan selama lima hari, tepatnya sejak Kamis (9/6) hingga Senin (13/6). Selama periode tersebut, tim asesor melakukan serangkaian penilaian terkait kelengkapan geopark, mulai warisan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya di kawasan Geopark Ijen.

Sementara itu, di hari terakhir di Banyuwangi, keduanya mengunjungi Taman Gandrung Terakota di Kecamatan Licin. Taman Gandrung Terakota merupakan suatu lokasi yang dilengkapi deretan patung penari gandrung dengan lanskap sawah terasering yang indah. Selain dua asesor, hadir pula Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bondowoso Bambang Soekwanto, serta perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, dan unsur kementerian terkait.

Martina Paskova mengatakan, dirinya mendapat pengalaman yang luar biasa selama berada di Banyuwangi. ”Saya kagum dengan semua tempat yang saya kunjungi di sini. Negara saya tidak punya seperti ini,” ujar perempuan asal Republik Ceko tersebut.

Martina pun mengutarakan kekagumannya pada keindahan alam kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. ”Kita bisa lihat bersama, betapa indah dan luar biasanya tempat ini. Ini adalah tempat yang sangat menyenangkan,” kata dia.

Menurut Martina, selama di Banyuwangi dirinya melihat banyak tempat yang mengagumkan, mulai gunung, laut, hutan, dan lainnya. ”Banyak tempat yang indah dan sangat potensial. Orang-orang yang menyenangkan, budaya yang sangat menarik, heritage geopark, dan banyak lainnya,” bebernya.

Photo
Photo
GO GLOBAL GEOPARK: Bupati Ipuk menyampaikan sambutan kepada tim asesor UGG di kawasan Taman Gandrung Terakota, Kecamatan Licin, Senin (13/6). (Dini Rahmawati for Radar Banyuwangi)

Martina menambahkan, ekosistem ekonomi masyarakatnya yang menjadi mitra strategis, seperti produsen kopi juga banyak dijumpai di Ijen. ”Banyuwangi memiliki sesuatu yang sangat menjanjikan. Ini titik awal yang sangat baik dan sangat menginspirasi. Terima kasih banyak. Kami akan laporkan pada Unesco yang memiliki otoritas, kami sangat mendukung masuk dalam jaringan geopark global,” terangnya.

Sementara itu, Jacob mengatakan, Banyuwangi memiliki geologi dan alam yang unik, budaya, sejarah, dan orang-orang yang menyenangkan. ”Daerah ini telah merawat itu semua yang merupakan bagian dari geopark. Seperti Kawah Ijen yang benar-benar tempat untuk geopark. Ijen merupakan realitas geologi dan memiliki geopark dunia,” ujarnya.

Bupati Ipuk mengucapkan terima kasih pada tim asesor, serta tim yang telah bekerja keras mempersiapkan Geopark Ijen menuju jaringan global dunia. ”Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Kementerian, Pemprov Jatim, teman-teman dari Pemkab Banyuwangi dan Bondowoso. Semoga kerja keras kita membuahkan hasil,” ujarnya.

Menurut Ipuk, pihaknya yakin dengan status sebagai geopark dunia sama halnya dengan menyiapkan rumah masa depan yang mampu memberikan dampak positif bagi warga. ”Mampu membangun konsep perekonomian dan pembangunan berkelanjutan dengan mengedepankan kearifan budaya lokal,” pungkasnya. (sgt/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud
#UGG #Unesco Global Geopark #asesor UGG ##kawah ijen #geopark ijen #the sunrise of java #banyuwangi