BANYUWANGI – Beragam cara dilakukan untuk mengisi bulan Ramadan. Salah satunya menjemput pagi atau melihat matahari terbit usai salat subuh. Tempat yang ramai dikunjungi warga adalah Pantai Ancol, tepatnya di Kelurahan Lateng, Kecamatan Banyuwangi.
Warga berdatangan ke pantai dengan view Selat Bali usai melaksanakan salat subuh. Tidak hanya orang tua, remaja dan muda-mudi tidak ingin melewatkan detik-detik sang fajar terbit pertama kali di tanah Jawa. “Kalau mau lihat sunrise harus datang lebih awal ketika hari masih gelap. Setelah salat subuh harus sudah berangkat, telat sedikit pemandangannya sudah berbeda,” ungkap Rusdiyana, warga Lingkungan Stendo, Kelurahan Tukangkayu.
Pantai Ancol merupakan salah satu spot baru untuk menyaksikan pemandangan matahari terbit di Banyuwangi. Akses menuju Pantai Ancol sangat mudah dijangkau. Pengunjung bisa jalan kaki dari pusat kota Banyuwagi. “Kalau masuk ke Pantai Ancol gratis, berbeda kalau ke Pantai Boom harus menyiapkan uang untuk bayar tiket masuk,” cetusnya.
Menyaksikan matahari terbit pertama kali di tanah Jawa merupakan suatu pemandangan yang luar biasa. Bulatan mentari dengan semburat kuning keemasan mulai menyembul dari ufuk timur. Awan hitam yang masih menggelayut dipadu dengan deretan pegunungan Bali kian menambah eksotisme sunrise di Banyuwangi.
Hanya dalam hitungan menit, mentari mulai tergelincir menyinari semesta. Tidak sedikit pengunjung mengabadikan momen tersebut. “Menyaksikan matahari terbit ini sesungguhnya juga mensyukuri nikmat Tuhan dengan lautan yang luas menghampar,” pungkas dara 21 tahun ini.
Editor : Ali Sodiqin