BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen melakukan pembatasan jumlah pengunjung selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya ledakan pengunjung atau pendaki yang hendak menikmati blue flame (api biru) di Gunung Ijen.
Sebagai bentuk antisipasi membeludaknya jumlah pengunjung saat libur Nataru, pihak pengelola TWA Kawah Ijen hanya akan menjual tiket sebanyak sepertiga dari kapasitas pengunjung. Selain itu, akan ada tambahan petugas untuk mengantisipasi membeludaknya wisatawan yang akan camping di lapangan Paltuding di area pintu masuk pendakian Ijen.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Purwantono menyatakan, sesuai ketentuan yang sudah diberlakukan, pemesanan tiket untuk pendakian ke Gunung Ijen dilakukan secara online. Jumlah pengunjung juga dibatasi hanya sepertiga dari kapasitas saja. ”Pengunjungnya harus booking tiket via online lebih dulu. Pengunjung hanya dibatasi 150 orang saja. Kalau melebihi itu tidak boleh masuk,” jelas Purwantono.
Kapasitas normal untuk pendakian di Kawah Ijen, kata Purwantono, sebanyak 450 orang. Namun, sejak masa pandemi Covid-19 jumlah wisatawan yang diperbolehkan naik ke puncak disesuaikan dengan aturan protokol kesehatan. ”Khusus pada malam tahun baru jumlah pendaki dibatasi hanya 150 pengunjung saja. Angka ini hanya sepertiga dari kapasitas normal,” jelasnya.
Biasanya, wisatawan yang sudah memesan tiket online lebih dulu akan melakukan camping di lapangan Paltuding sebelum melakukan pendakian. Mereka sengaja datang lebih awal untuk berkemah sembari menikmati suasana alam Gunung Ijen sebelum mendaki ke Kawah Ijen pada dini hari.
Namun demikian, pada hari-hari tertentu khususnya akhir pekan atau hari liburan, tidak sedikit masyarakat yang sengaja datang hanya untuk camping di Paltuding meski tidak melakukan pendakian. Oleh karena itu, sebagai bentuk antisipasi membeludaknya pengunjung yang hendak camping pada malam tahun baru, pihaknya akan menambah petugas lapangan.
Petugas tambahan ini akan ditempatkan di pintu masuk dan titik-titik strategis di sekitar lapangan Paltuding. Mereka bertugas untuk mengontrol dan melakukan pengawasan jumlah pengunjung yang datang. ”Kita menerjunkan teman-teman untuk melakukan pengawasan mengantisipasi kerumunan. Tetap kita imbau mereka menaati prokes,” tegas Purwantono.
Selain itu, lanjut Purwantono, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI dari Polsek dan Posramil Licin terkait antisipasi ledakan jumlah pengunjung saat libur Nataru tersebut. ”Saya kira masyarakat saat ini juga sudah lebih tahu terkait adanya pembatasan kapasitas,” tandasnya.
Editor : Rahman Bayu Saksono