Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penerbangan Internasional di Bali Mulai Dibuka

Rahman Bayu Saksono • Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:15 WIB
penerbangan-internasional-di-bali-mulai-dibuka
penerbangan-internasional-di-bali-mulai-dibuka

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pembukaan kembali kunjungan wisatawan internasional ke Bali memicu Pemkab Banyuwangi untuk semakin mengakselerasi vaksinasi Covid-19 di Bumi Blambangan. Hal ini dilakukan untuk melindungi warga dari penyakit yang disebabkan virus korona sekaligus mendukung pemulihan ekonomi nasional.


       Seperti diketahui, Pemkab Banyuwangi menargetkan capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 70 persen sasaran pada akhir bulan ini. Di saat bersamaan, vaksinasi lansia ditarget sebesar 60 persen dari total sasaran.


       Karena itu, pemkab menggeber vaksinasi terfokus sejak Sabtu (16/10) lalu. Di Kecamatan Singojuruh, misalnya, dalam satu sampai dua hari digeber vaksinasi di 11 titik dengan target 7.300 warga mendapatkan vaksinasi.


       Menurut Ipuk, vaksinasi terfokus tersebut merupakan upaya melindungi warga. Apalagi, Bali telah dibuka kembali untuk wisatawan internasional. “Bali sudah membuka diri untuk penerbangan internasional dari berbagai negara. Tentu pasti ada (wisatawan mancanegara, Red) yang berwisata ke Banyuwangi. Kita kebut vaksinasi 70 persen sebagai salah satu upaya melindungi warga sekaligus mendukung pemulihan pariwisata nasional,” jelasnya.


       Berdasar assessment Kementerian Kesehatan (Kemenkes), saat ini situasi Covid-19 Banyuwangi berada pada level 1. Sedangkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Banyuwangi berada di Level 2. Pada Instruksi Mendagri, ada penambahan indikator yang menjadi syarat suatu wilayah masuk dalam PPKM Level 1, yaitu capaian vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dari seluruh sasaran dan vaksinasi lansia 60 persen.


       Kepala Dinas Kesehatan (Dineks) Banyuwangi dr. Widji Lestariono menambahkan, vaksinasi terfokus ini juga dilakukan dengan pola jemput bola, khususnya bagi warga yang belum divaksin karena terbentur dengan pekerjaan mereka. “Maka kami akan jemput bola datang ke lokasi mereka terdekat,” kata pria yang karib disapa Rio tersebut.

Editor : Rahman Bayu Saksono
#blimbingsari #pesawat #banyuwangi