Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kunjungan Wisata ke Banyuwangi Tembus 2,7 Juta Orang

Ali Sodiqin • Kamis, 4 Januari 2018 | 16:35 WIB
kunjungan-wisata-ke-banyuwangi-tembus-27-juta-orang
kunjungan-wisata-ke-banyuwangi-tembus-27-juta-orang

BANYUWANGI – Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 berdampak positif terhadap pariwisata Banyuwangi. Kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan signifikan dibanding hari-hari normal.

Berdasar perkiraan awal, lonjakan wisatawan diprediksi hingga ratusan persen dibanding tahun lalu. Demikian pula tingkat okupansi hotel yang meningkat hingga nyaris seluruh kamar hotel penuh. ”Liburan Natal dan Tahun Baru 2018, kenaikan wisatawan rata-rata mencapai 30 persen. Namun, di destinasi wisata tertentu, lonjakan bisa hingga ratusan persen,” ujar Bupati Abdullah Azwar Anas.

Anas mengatakan, pariwisata menjadi salah satu sektor penggerak ekonomi masyarakat. Pariwisata menjadi instrumen pencipta lapangan kerja baru, pengentas kemiskinan, dan penyempit kesenjangan pembangunan antara desa dan kota. ”Kunjungan wisatawan yang terus meningkat akan mendongkrak gerak ekonomi lokal. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan tumbuh. Masyarakat di sekitar lokasi wisata bisa berjualan makanan atau oleh-oleh khas daerahnya. Dengan begitu, mereka bisa menambah penghasilan,” kata dia.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) M. Yanuarto Bramuda menambahkan, destinasi wisata unggulan yang menjadi target kunjungan wisatawan, antara lain Kawah Ijen, kawasan konservasi bahari Bangsring Underwater, Pantai Pulau Merah, Teluk Hijau, dan Grand Watudodol. ”Tidak hanya itu, sebagian wisatawan juga tertarik menjajal destinasi baru yang tidak kalah menarik. Seperti destinasi wisata alam Green Gumuk Candi dan Kampung Primitif yang mulai jadi idola,” ujarnya.

Meningkatnya arus wisatawan ke Banyuwangi, lanjut Bramuda, tidak hanya didominasi penduduk lokal. Wisatawan yang sengaja datang berlibur ke Banyuwangi juga cukup banyak karena bertepatan dengan libur panjang sekolah. Ini terlihat dari melonjaknya tingkat hunian penginapan di Banyuwangi. ”Hampir semua hotel penuh,” kata dia.

Di sejumlah destinasi, seperti Grand Watudodol, pengunjung meningkat hingga 600 persen. Dari yang semula hanya 500 wisatawan di hari biasa, bisa mencapai tiga ribu wisatawan pada libur Natal dan Tahun Baru 2018.

Bramuda menambahkan, kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik, telah melampaui target. Hingga akhir November, jumlah turis mancanegara yang berlibur di Banyuwangi tembus 75 ribu, padahal target 2017 sebanyak 45 ribu. Mayoritas mereka, yaitu sekitar 30 persennya, mengunjungi Gunung Ijen. Sedangkan wisatawan domestik mencapai 2,7 juta dari target 2,3 juta. ”Liburan akhir tahun ini akan semakin menambah daftar kunjungan wisatawan yang masuk ke Banyuwangi. Akhir Januari 2017 akan kami rekapitulasi semua,” pungkasnya.

Editor : Ali Sodiqin
#wisata banyuwangi