Bougenville Lagi Naik Daun, Ini Alasan Bunga Kertas Jadi Incaran Kolektor

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30 WIB
Bougenville diburu kolektor saat kemarau, Harga mulai Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. (Rahma Azra Calista/Solobalapan.com)
Bougenville diburu kolektor saat kemarau, Harga mulai Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. (Rahma Azra Calista/Solobalapan.com)

RADAR BANYUWANGI - Bougenville atau bunga kertas kembali menjadi incaran pencinta tanaman hias saat musim kemarau. Selain tampil lebih semarak dengan bunga yang lebat, tanaman ini tersedia dalam beragam ukuran dan warna, dengan harga mulai Rp 50 ribu hingga lebih dari Rp 100 ribu. Tren tersebut terlihat di kios tanaman hias kawasan Jebres, Surakarta, seiring bergesernya minat pembeli dari tanaman berdaun yang sempat populer beberapa tahun lalu.

Pemilik Kios Tanaman Hias Romy dan Yuli di Jalan Pedaringan, Jebres, Surakarta, Yuliana, mengatakan musim kemarau menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya permintaan bougenville. Pada periode ini, tanaman tersebut dinilai tampil lebih menarik karena bunganya cenderung lebih lebat.

“Kalau sekarang yang paling banyak dicari itu bunga kertas atau bougenville. Soalnya sedang musim kemarau, jadi tanaman ini lagi banyak bunganya dan tampilannya lebih cantik,” ujar Yuliana saat ditemui di kiosnya, Kamis (23/7/2026). sebagaimana dilansir dari Solo Balapan.

Bougenville Berbunga Lebat, Pembeli Melirik Tanaman Berwarna Cerah

Perubahan minat pembeli terlihat dari jenis tanaman yang paling banyak dicari. Jika beberapa tahun lalu janda bolong dan gelombang cinta sempat menjadi primadona, kini tanaman berbunga lebih menarik perhatian konsumen.

Menurut Yuliana, bougenville menjadi salah satu tanaman yang banyak diburu karena warna bunganya mampu mempercantik halaman rumah maupun area taman. Kondisi tanaman yang sedang berbunga juga membuat tampilannya lebih menonjol ketika dipajang di kios.

Selain bougenville, bunga asoka turut diminati pembeli. Tanaman berbunga lainnya juga masih memiliki pasar, meskipun permintaannya tidak selalu sebanyak bougenville.

Fenomena ini menunjukkan bahwa tren tanaman hias tidak hanya mengikuti popularitas di masyarakat. Kondisi musim dan penampilan tanaman pada periode tertentu turut memengaruhi keputusan pembeli.

Harga Bougenville Mulai Rp 50 Ribu

Bagi masyarakat yang ingin membawa pulang bougenville, harga menjadi salah satu pertimbangan sebelum membeli. Di kios milik Yuliana, harga tanaman disesuaikan dengan ukuran dan jenisnya.

Bougenville berukuran kecil dijual sekitar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu. Sementara itu, tanaman berukuran lebih besar dapat dibanderol lebih dari Rp 100 ribu.

Pilihan juga tersedia bagi pembeli yang menginginkan warna bunga berbeda. Yuliana menyediakan bougenville impor dengan kombinasi warna, antara lain merah-putih dan merah muda-putih. Varian tersebut dijual dengan harga lebih tinggi.

Perbedaan harga membuat calon pembeli memiliki pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran. Sebelum membeli, konsumen dapat mempertimbangkan ukuran tanaman, kombinasi warna bunga, serta ruang yang tersedia untuk menanamnya.

Tren Tanaman Hias Berubah, Janda Bolong Tak Seramai Dulu

Popularitas bougenville sekaligus memperlihatkan perubahan selera pasar tanaman hias. Tanaman yang sebelumnya ramai dicari belum tentu tetap menjadi favorit pada periode berikutnya.

Yuliana menyebut janda bolong dan gelombang cinta masih memiliki peminat, tetapi permintaannya tidak seramai ketika kedua tanaman itu menjadi tren.

“Kalau dulu kan gelombang cinta sama janda bolong sempat ramai sekali. Sekarang masih ada yang cari, tapi sudah tidak sebanyak dulu. Mungkin karena tren tanaman hias juga ikut berubah,” katanya.

Pergeseran tersebut menjadi gambaran bahwa pasar tanaman hias bergerak mengikuti sejumlah faktor. Popularitas tanaman, tampilan visual, dan kondisi pertumbuhan pada musim tertentu dapat ikut menentukan jenis yang diminati konsumen.

Bougenville pun mendapat momentum ketika musim kemarau membuat tanaman ini tampil dengan bunga yang lebih semarak. Bagi penjual, kondisi tersebut membuka peluang meningkatnya permintaan. Bagi pembeli, periode berbunga menjadi kesempatan untuk memilih tanaman dengan tampilan yang sesuai keinginan.

Meski demikian, intensitas pembungaan tetap dipengaruhi varietas, paparan sinar matahari, kondisi tanaman, dan perawatannya. Karena itu, hasil berbunga lebat tidak selalu sama pada setiap tanaman. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Solo Balapan
Bunga kertas Bougenville Harga bougenville tanaman hias musim kemarau