RADAR BANYUWANGI – Tak perlu memenuhi halaman dengan banyak pot untuk menikmati bunga merah, kuning, dan ungu sekaligus. Bunga kertas atau bougenville bisa tampil dengan tiga warna dalam satu pohon melalui teknik sambung pucuk. Cara ini menggabungkan beberapa varietas pada satu tanaman, tetapi keberhasilannya bergantung pada ketepatan penyambungan, kecocokan batang, dan perawatan selama masa pemulihan.
Bunga kertas menjadi salah satu tanaman hias favorit karena memiliki warna beragam, tahan terhadap cuaca panas, dan relatif mudah dirawat. Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini kerap menghiasi halaman rumah, taman, hingga area teras.
Daya tariknya bukan hanya terletak pada warna bunga yang mencolok. Dengan teknik perbanyakan vegetatif, satu tanaman bougenville juga berpotensi menghasilkan cabang dengan warna bunga berbeda.
Teknik tersebut dikenal sebagai sambung pucuk atau grafting. Berbeda dengan stek batang biasa yang menumbuhkan tanaman baru dari potongan batang, sambung pucuk dilakukan dengan menggabungkan batang bawah yang memiliki akar kuat dan entres dari varietas lain.
Jika penyambungan berhasil, setiap cabang dapat mempertahankan karakter warna bunga dari varietas asalnya. Karena itu, bunga kertas merah, kuning, dan ungu berpeluang tumbuh dalam satu tanaman tanpa harus menanamnya secara terpisah.
Alat dan Bahan untuk Membuat Bunga Kertas Tiga Warna
Sebelum memulai proses sambung pucuk, siapkan alat dan bahan berikut agar pengerjaan lebih terarah.
-
Pisau okulasi atau cutter yang tajam dan bersih.
-
Gunting pangkas untuk memotong cabang.
-
Plastik transparan untuk sungkup jika diperlukan.
-
Plastik pengikat atau pita khusus sambung tanaman.
-
Satu tanaman bougenville sehat sebagai batang bawah.
-
Entres dari varietas bunga kertas dengan warna berbeda.
Pastikan tanaman induk dan batang bawah tidak menunjukkan tanda serangan hama atau penyakit. Alat pemotong juga perlu dibersihkan sebelum digunakan untuk mengurangi risiko kontaminasi pada jaringan yang terluka.
Cara Sambung Pucuk Bunga Kertas 3 Warna
1. Pilih entres dari varietas berbeda
Langkah pertama adalah menentukan kombinasi warna yang ingin dihasilkan. Misalnya, bunga kertas merah sebagai tanaman utama, kemudian ditambahkan entres kuning dan ungu.
Ambil entres dari tanaman induk yang sehat, memiliki batang cukup matang, dan tidak sedang berbunga. Panjang sekitar 10–15 sentimeter dapat dijadikan patokan awal, dengan penyesuaian terhadap ukuran batang bawah.
Kurangi sebagian daun untuk menekan penguapan. Jika masih terdapat daun, sisakan secukupnya tanpa merusak tunas yang akan berkembang.
Pada pangkal entres, buat dua sayatan miring hingga membentuk baji menyerupai huruf V. Sayatan perlu dibuat dengan hati-hati agar permukaannya rata dan tidak rusak.
Pilih entres yang ukurannya sesuai dengan cabang tempat penyambungan. Ukuran yang seimbang akan memudahkan penempatan jaringan saat kedua bagian disatukan.
2. Siapkan batang bawah bunga kertas
Pilih tanaman bougenville yang sudah tumbuh sehat dan memiliki sistem perakaran kuat. Batang bawah berfungsi menopang tanaman sekaligus menyediakan air dan unsur hara bagi cabang hasil sambungan.
Tentukan cabang yang cukup kokoh untuk menerima entres. Potong ujung cabang secara mendatar menggunakan gunting pangkas atau pisau yang tajam.
Setelah itu, buat belahan pada ujung batang dengan kedalaman sekitar 1–2 sentimeter, disesuaikan dengan ukuran batang dan entres.
Hindari membuat sayatan terlalu dalam atau merusak jaringan di sekitar batang. Permukaan potongan yang rapi membantu proses penyambungan berlangsung lebih baik.
3. Sambungkan entres pada batang utama
Masukkan pangkal entres berbentuk baji ke dalam celah batang bawah. Pastikan lapisan kambium, yakni jaringan tipis di bawah kulit batang, bertemu pada setidaknya satu sisi.
Pertemuan kambium menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sambung pucuk karena jaringan tersebut berperan dalam pembentukan jaringan penyatu.
Jika cabang batang bawah cukup besar, beberapa entres dapat dipasang pada titik berbeda. Namun, jangan memaksakan terlalu banyak sambungan pada cabang yang tidak mampu menopang pertumbuhan tambahan.
Setelah posisi entres tepat, ikat sambungan menggunakan plastik khusus grafting atau pengikat yang sesuai. Ikatan harus cukup kuat untuk mencegah pergeseran, tetapi tidak sampai merusak jaringan batang.
Lakukan proses yang sama untuk entres dari varietas lain. Atur letak cabang agar pertumbuhannya tidak saling bertumpuk dan setiap entres memiliki ruang untuk berkembang.
4. Pasang sungkup untuk menjaga kelembapan
Setelah seluruh sambungan terpasang, lindungi entres dari kehilangan air selama masa awal pemulihan.
Plastik transparan dapat digunakan sebagai sungkup untuk membantu mempertahankan kelembapan di sekitar pucuk. Namun, pastikan suhu di dalam sungkup tidak terlalu panas karena kondisi tersebut dapat membuat entres layu.
Tempatkan tanaman di lokasi terang yang terlindung dari sinar matahari langsung. Hindari angin kencang dan perubahan lingkungan ekstrem selama proses penyatuan.
Kelembapan perlu dijaga secukupnya. Kondisi terlalu kering dapat membuat entres kehilangan air, sedangkan sungkup yang terlalu basah dan panas berisiko memicu pembusukan.
5. Rawat sambungan selama masa pemulihan
Perawatan setelah penyambungan tidak kalah penting dibandingkan proses pemotongan dan penyatuan batang.
Letakkan pot di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik. Jaga media tanam tetap memiliki drainase yang baik dan hindari penyiraman berlebihan hingga air menggenang.
Periksa kondisi entres secara berkala tanpa terlalu sering membuka ikatan atau menggerakkan sambungan. Perubahan kecil pada posisi batang dapat mengganggu proses penyatuan jaringan.
Jika menggunakan sungkup plastik, pantau suhu dan kelembapannya. Berikan ventilasi seperlunya agar panas dan embun tidak berlebihan.
Entres yang tetap segar dan mulai menumbuhkan tunas baru merupakan tanda awal yang positif. Sebaliknya, batang yang mengering, menghitam, atau membusuk perlu diperiksa karena bisa menunjukkan sambungan gagal.
6. Buka sungkup secara bertahap
Sambungan bunga kertas membutuhkan waktu beberapa minggu untuk berkembang. Sekitar 20–25 hari dapat dijadikan perkiraan awal untuk memeriksa kondisi entres, tetapi bukan jaminan bahwa sambungan sudah berhasil.
Jika pucuk tetap segar dan pertumbuhan baru mulai terlihat, longgarkan atau buka sungkup secara bertahap agar tanaman menyesuaikan diri dengan kelembapan lingkungan.
Jangan langsung melepas seluruh pelindung jika entres masih tampak lemah. Pastikan sambungan cukup kuat sebelum tanaman kembali menerima paparan lingkungan yang lebih terbuka.
Setelah pertumbuhan stabil, pangkas tunas liar yang tidak diperlukan apabila mengganggu perkembangan cabang hasil sambungan. Pemangkasan perlu dilakukan secara selektif agar tanaman tetap sehat dan setiap varietas memperoleh ruang tumbuh.
Tips agar Bunga Kertas Tiga Warna Tumbuh Subur
Agar peluang keberhasilan sambung pucuk semakin besar, perhatikan beberapa hal berikut.
- Gunakan varietas yang kompatibel. Pilih varietas bougenville yang cocok disambungkan. Tidak semua kombinasi tanaman memiliki tingkat keberhasilan yang sama.
- Pastikan alat bersih dan tajam. Sayatan yang rapi membantu mempertemukan kambium sekaligus mengurangi kerusakan jaringan.
- Jangan biarkan entres bergeser. Ikatan yang tepat membantu menjaga kedua bagian tanaman tetap pada posisi yang diperlukan selama penyatuan.
- Jaga kelembapan tanpa berlebihan. Entres membutuhkan perlindungan dari kekeringan, tetapi kondisi terlalu panas dan basah dapat memicu kerusakan.
- Hindari sinar matahari terik pada awal penyambungan. Tempatkan tanaman di lokasi terang yang terlindung sampai pertumbuhan cabang lebih stabil.
- Bersabar menunggu hasil. Tunas baru belum selalu menandakan sambungan berhasil sepenuhnya. Pantau perkembangan cabang sampai pertumbuhannya kuat.
Benarkah Satu Pohon Bunga Kertas Bisa Memiliki Tiga Warna?
Bisa. Melalui sambung pucuk, beberapa varietas bougenville dapat tumbuh pada satu tanaman apabila jaringan sambungan berhasil menyatu dan setiap cabang berkembang dengan baik.
Warna bunga pada masing-masing cabang mengikuti karakter varietas entres yang digunakan. Artinya, cabang dari varietas merah berpotensi menghasilkan bunga merah, sementara cabang dari varietas kuning atau ungu mempertahankan warna sesuai induknya.
Namun, tiga warna tersebut tidak berarti muncul sekaligus pada satu kuntum bunga. Perbedaan warna berasal dari cabang-cabang varietas yang tumbuh dalam satu tanaman.
Hasil akhirnya juga tidak selalu langsung terlihat setelah penyambungan. Tanaman perlu melewati masa pemulihan, membentuk cabang yang sehat, dan memasuki fase berbunga.
Dengan teknik sambung pucuk yang tepat, bunga kertas tiga warna dapat menjadi pilihan menarik untuk mempercantik halaman rumah. Selain menghemat ruang tanam, metode ini memberikan kesempatan bagi pencinta tanaman hias untuk menghadirkan bougenville dengan tampilan lebih unik dalam satu pot. (*)
Sumber : Radar Solo