Banyak Masih Melakukannya, Menggantung Helm di Spion Berpotensi Merusak Helm hingga Dudukan Spion

Meivira Choirotul Aqila • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:24 WIB
Kebiasaan menggantung helm di spion motor ternyata dapat merusak lapisan pelindung helm. (Meivira untuk Radar Banyuwangi)
Kebiasaan menggantung helm di spion motor ternyata dapat merusak lapisan pelindung helm. (Meivira untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kebiasaan menggantungkan helm di batang spion saat memarkir sepeda motor masih kerap dijumpai di berbagai tempat. Meski terlihat praktis dan hanya membutuhkan waktu singkat, cara tersebut ternyata berisiko mengurangi fungsi perlindungan helm sekaligus memengaruhi kondisi komponen sepeda motor.

Mengutip informasi dari Kompas Otomotif, batang spion memiliki permukaan yang keras sehingga dapat memberikan tekanan pada lapisan Expanded Polystyrene (EPS) atau styrofoam di bagian dalam helm. Lapisan ini merupakan komponen utama yang berfungsi menyerap energi benturan ketika terjadi kecelakaan.

Apabila helm terus-menerus digantung pada spion, tekanan pada titik yang sama dapat membuat struktur EPS mengalami penyusutan atau kempis. Akibatnya, kemampuan helm dalam meredam benturan menjadi berkurang sehingga tingkat perlindungan bagi pengendara tidak lagi optimal.

Selain berdampak pada kondisi helm, kebiasaan tersebut juga dapat mempercepat kerusakan pada spion motor. Beban helm yang menggantung dalam waktu lama berpotensi membuat drat dan dudukan spion menjadi longgar. Jika dibiarkan, spion akan mudah bergoyang dan memerlukan penyetelan berulang agar tetap berada pada posisi yang tepat.

Shinta, 17, salah seorang pengendara motor harian, mengaku pernah merasakan dampak dari kebiasaan tersebut.

"Kalau sering ditaruh di spion, selain bikin busa dalam helm cepat rusak, spionnya juga jadi gampang ongglak-angglik. Kalau udah kendur gitu kan ribet ya, harus sering-sering dikencangin lagi," ujarnya.

Untuk menjaga kondisi helm dan komponen sepeda motor tetap awet, pengendara disarankan menggunakan tempat penyimpanan yang lebih aman. Salah satu caranya adalah mengaitkan tali pengunci helm pada pengait khusus di bawah jok, kemudian menguncinya dengan benar.

Sementara itu, apabila sepeda motor memiliki bagasi berukuran cukup besar, menyimpan helm di dalam bagasi menjadi pilihan yang lebih aman. Cara ini tidak hanya membantu menjaga kualitas helm, tetapi juga mengurangi risiko kehilangan akibat pencurian saat kendaraan diparkir.

Editor : Lugas Rumpakaadi
helm motor