Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Selama Ini Salah! Chef Ungkap Alasan Sushi Harus Langsung Habis dalam Satu Gigitan

Titin Wulandari • Rabu, 17 Juni 2026 | 12:00 WIB
Ilustrasi : Sushi dirancang untuk dinikmati dalam satu suapan bukan dua kali gigitan.(Foto:Pixabay)
Ilustrasi : Sushi dirancang untuk dinikmati dalam satu suapan bukan dua kali gigitan.(Foto:Pixabay)

Radarbanyuwangi.id - Sushi merupakan salah satu kuliner Jepang yang populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui bahwa cara menikmati sushi ternyata memiliki aturan dan filosofi tersendiri.

Salah satu hal yang sering menjadi perdebatan adalah kebiasaan memakan sushi dalam dua kali gigitan. Padahal, menurut para chef profesional, sushi dirancang khusus untuk disantap dalam satu suapan agar cita rasanya dapat dinikmati secara maksimal.

Head Chef Genki Sushi, Bayu Tresna Wijaya, menjelaskan bahwa ukuran sushi sengaja dibuat pas untuk sekali gigitan. Tujuannya agar seluruh komponen dalam sushi, mulai dari nasi, ikan, saus, hingga bahan pelengkap lainnya, dapat berpadu secara sempurna saat masuk ke mulut.

Menurut Chef Bayu, pengalaman menikmati sushi tidak hanya bergantung pada kualitas bahan, tetapi juga cara menyantapnya. Ketika sushi dimakan dalam satu suapan, seluruh elemen rasa akan menyatu dan menciptakan harmoni yang seimbang.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Puasa Muharram 2026, Keutamaan Besar Puasa Asyura dan Tasu’a

Sebaliknya, jika sushi dimakan sedikit demi sedikit, perpaduan rasa yang telah dirancang oleh chef bisa berkurang. Komposisi antara nasi, topping, dan saus menjadi tidak seimbang sehingga sensasi rasa yang seharusnya muncul tidak dapat dinikmati secara utuh.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Anna, chef-owner Philadelphia Bali yang dikenal sebagai salah satu alumni MasterChef Indonesia. Ia menilai bahwa memakan sushi setengah demi setengah membuat distribusi bumbu dan kondimen menjadi tidak merata.

Akibatnya, seseorang akan kesulitan merasakan karakter asli dari hidangan tersebut karena setiap gigitan menghadirkan komposisi rasa yang berbeda. Padahal, sushi dibuat dengan perhitungan yang matang agar semua unsur dapat dinikmati secara bersamaan.

Selain memengaruhi cita rasa, menyantap sushi dalam dua kali gigitan juga berisiko merusak bentuknya. Isian dan topping bisa berantakan sebelum suapan kedua dilakukan, sehingga mengurangi estetika sekaligus kenyamanan saat makan.

Tak hanya soal cara menggigit, etika makan sushi juga mencakup cara memegangnya. Chef Jepang Goda Katsumi menjelaskan bahwa masyarakat Jepang secara tradisional sering menikmati sushi menggunakan tangan, bukan sumpit.

Baca Juga: Rahasia Pintar Belanja! Waktu Ini Bikin Harga Barang Jatuh Drastis, Jangan Salah Momen!

Cara ini dipercaya membantu mempertahankan tekstur nasi yang lembut sekaligus memberikan pengalaman makan yang lebih autentik. Karena itu, sebelum menyantap sushi langsung dengan tangan, pelanggan biasanya dianjurkan untuk membersihkan tangan terlebih dahulu, terutama saat makan di sushi counter.

Kebiasaan tersebut merupakan bagian dari budaya dan etika kuliner Jepang yang telah diwariskan selama bertahun-tahun. Tujuannya bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga mempertahankan keaslian cita rasa serta menghormati proses pembuatan hidangan yang dilakukan oleh chef.

Dengan memahami cara makan sushi yang benar, penikmat kuliner dapat merasakan pengalaman yang lebih maksimal. Jadi, lain kali saat menikmati sepotong sushi favorit Anda, cobalah menyantapnya dalam satu gigitan untuk merasakan perpaduan rasa yang sesungguhnya seperti yang dirancang oleh sang chef.(*)

Editor : Titin Wulandari
#cara makan sushi #aturan makan sushi #cara menikmati sushi