Pemerintah Perbarui Data Bansos Harian, Begini Cara Cek Penerima Bansos Secara Online dan Offline

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 20 April 2026 | 13:58 WIB
Data bansos kini diperbarui setiap hari melalui DTSEN. (Radar Bogor)
Data bansos kini diperbarui setiap hari melalui DTSEN. (Radar Bogor)

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah menegaskan bahwa data penerima bantuan sosial (bansos) bersifat dinamis dan terus diperbarui setiap hari.

Pembaruan ini mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara real time.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan pentingnya pembaruan data agar penyaluran bansos tetap tepat sasaran.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan pelaporan dapat berdampak pada kesalahan distribusi bantuan.

“Jadi data kita ini setiap hari berubah. Terlambat kita melaporkan orang yang meninggal, berarti kita membantu orang yang sudah meninggal,” kata Gus Ipul dalam keterangan resminya, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, perubahan data bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari perpindahan domisili hingga perubahan kondisi ekonomi warga.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk aktif memastikan data mereka selalu akurat dan terkini.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia menyediakan beberapa layanan untuk memudahkan masyarakat melakukan pengecekan status bansos.

Berikut tiga cara cek penerima bansos yang dapat dilakukan:

1. Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat mengunduh aplikasi resmi “Cek Bansos” melalui ponsel.

Setelah melakukan registrasi, pengguna bisa mencari data penerima berdasarkan wilayah dan nama sesuai KTP.

2. Website Resmi Kemensos

Pengecekan juga bisa dilakukan secara online melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.

Pengguna hanya perlu memasukkan data wilayah dan nama lengkap untuk melihat hasilnya.

3. Pendamping Sosial atau Perangkat Desa

Bagi masyarakat yang mengalami kendala akses digital, pengecekan dapat dilakukan secara langsung melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) atau aparat desa setempat.

Pemerintah menekankan bahwa keakuratan data bansos tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.

Pelaporan yang cepat dan tepat terkait perubahan kondisi warga sangat penting untuk mencegah kesalahan penyaluran.

Editor : Lugas Rumpakaadi
cara cek penerima bansos