Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Motor Baru Pulang Mudik, Cek 8 Hal Ini Sekarang Sebelum Terlambat!

Titin Wulandari • Rabu, 1 April 2026 | 09:42 WIB
Ilustasi : Pemeriksaan motor secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk menjaga performa tetap prima dan aman digunakan. (Foto:Freepik)
Ilustasi : Pemeriksaan motor secara menyeluruh menjadi langkah penting untuk menjaga performa tetap prima dan aman digunakan. (Foto:Freepik)

 

RadarBanyuwangi.id - Setelah digunakan untuk perjalanan jarak jauh, kondisi sepeda motor membutuhkan perhatian ekstra agar tetap optimal saat kembali digunakan untuk aktivitas harian. Perawatan tidak cukup hanya sebatas mengganti oli atau mengisi angin ban, melainkan perlu pemeriksaan menyeluruh pada berbagai komponen penting.

Pengecekan ini mencakup sistem mesin, penggerak, pengereman, hingga kelistrikan guna memastikan performa kendaraan tetap aman dan nyaman.

Pengguna diharuskan untuk melakukan servis pasca perjalanan jauh di bengkel resmi agar penanganan dilakukan oleh teknisi berpengalaman dengan suku cadang asli.

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Desa Manemeng Berbasis Gotong Royong, Pertanian hingga BUMDes Jadi Motor Kesejahteraan Warga

Pemeriksaan Wajib Motor Setelah Perjalanan Jauh meliputi:

1. Oli Mesin

Kualitas oli akan menurun setelah motor menempuh jarak jauh. Pengguna disarankan untuk mengecek oli melalui dipstick. Mengganti oli jika sudah menempuh >3.000 km. Dan segera ganti jika warna menghitam atau volume berkurang drastik. Penggunaan oli berkualitas untuk menjaga performa mesin tetap optimal.

2. Sistem Pengereman

Sistem rem menjadi komponen vital yang wajib diperiksa. Pastikan ketebalan kampas rem masih layak.Waspadai bunyi berdecit atau tuas rem terasa dalam. Dan periksa volume minyak rem agar tetap dalam batas normal.

3. Sistem Kelistrikan dan Aki

Kelistrikan berperan penting dalam menunjang kinerja motor. Tegangan aki ideal berada di kisaran 12V. Pastikan tidak ada korosi pada terminal. Dan periksa kondisi kabel utama agar tetap aman.

Baca Juga: Tukang Servis AC Ini Lolos Akmil Usai Gagal 3 Kali, Kisah Perjuangan Pemuda Banyuwangi Bikin Netizen Haru

4. Busi

Busi berfungsi dalam proses pembakaran mesin. Pastikan tidak terdapat kerak karbon. Bersihkan atau ganti jika diperlukan. Dan lakukan penggantian berkala setiap 8.000 km.

5. Sistem Penggerak

Pemeriksaan berbeda tergantung jenis motor. Jika itu motor matic maka periksa kondisi CVT, dan cek roller, kampas ganda, dan v-belt, serta lakukan penggantian tiap ±25.000 km. Motor Sport/Moped periksa rantai (kekencangan, pelumasan, kebersihan).

6. Suspensi Depan dan Belakang

Suspensi memengaruhi kenyamanan berkendara maka pastikan tidak ada kebocoran oli pada suspensi depan. Periksa kondisi batang dan seal. Dan cek suspensi belakang dari bunyi atau kerusakan pegas.

7. Ban Depan dan Belakang

Ban menentukan keselamatan di jalan periksa keausan, retak, atau sobek. Pastikan tapak ban masih tebal dan ganti jika sudah gundul atau tidak stabil.

Baca Juga: Mahasiswa Teknik Mesin Gelar Servis Gratis

8. Filter Udara

Filter udara berperan dalam menjaga pembakaran bersihkan dari debu dan kotoran. Ganti setiap ±12.000 km, jika filter kotor maka dapat menyebabkan tarikan motor berat.

Pentingnya Servis di Bengkel Resmi

Melakukan pemeriksaan di bengkel resmi memberikan sejumlah keuntungan. Ditangani teknisi professional, menggunakan suku cadang asli dan standar pengerjaan lebih terjamin.(*)

Editor : Titin Wulandari
#kampas rem #oli #motor #servis