Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Deras? Ini Cara Berkendara yang Tepat

Bayu Shaputra • Minggu, 18 Mei 2025 | 10:00 WIB
Berkendara saat musim hujan.
Berkendara saat musim hujan.

RadarBanyuwangi.id - Musim hujan menuntut kewaspadaan ekstra saat berkendara karena permukaan jalan menjadi licin, jarak pandang terpangkas, dan risiko aquaplaning meningkat.

Persiapan menyeluruh dari pengecekan kondisi kendaraan hingga teknik mengemudi yang tepat dapat memangkas potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan.

Artikel ini merangkum tips praktis yang perlu Anda lakukan sebelum dan saat berkendara di musim hujan, lengkap dengan detail kecil seperti tekanan ban ideal, aturan lampu, dan posisi transmisi untuk mobil manual.

1. Persiapan Kendaraan

Periksa Kondisi Ban

Ban yang kembangan tapaknya menipis meningkatkan risiko selip. Pastikan kedalaman kembangan ≥ 1,6 mm dan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan (biasanya 29–33 psi). Ban gundul dapat memicu aquaplaning di genangan air.

Cek Rem dan Wiper

Uji rem depan dan belakang untuk memastikan responsif tanpa bunyi berdecit. Ganti bilah wiper yang sudah aus agar kaca dapat dibersihkan sempurna saat hujan deras.

2. Teknik Mengemudi Aman

Kurangi Kecepatan

Kecepatan lebih rendah memberi waktu reaksi lebih banyak dan mencegah kendaraan terangkat oleh lapisan air (aquaplaning). Sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan: idealnya 20–30 % di bawah batas normal.

Jaga Jarak Aman

Tingkatkan jarak minimal 3 detik dari kendaraan di depan untuk memberi ruang pengereman ekstra. Hindari pengereman mendadak yang dapat menyebabkan ban kehilangan traksi.

3. Penggunaan Lampu dan Indikator

Nyalakan Lampu Utama

Lampu utama (dan fog lamp jika perlu) meningkatkan visibilitas Anda di kabut atau hujan deras serta membuat kendaraan lebih mudah terlihat.

Jangan Gunakan Lampu Hazard

Lampu hazard hanya untuk keadaan darurat (mogok atau kecelakaan) menurut UU LLAJ Pasal 121. Menggunakannya saat berkendara dapat membingungkan pengemudi lain.

4. Menghindari Area Berbahaya

Lewati Genangan dengan Hati‑Hati

Masuki genangan air perlahan, jaga putaran mesin di gigi rendah (sekitar 2.000 rpm untuk mobil manual) agar air tidak memasuki knalpot atau filter udara.

Hindari Jalan Licin dan Daun Basah

Daun basah bisa licin seperti es. Perlambat kecepatan ekstra saat melewati jalan berpohon atau area dengan plastik dan sampah basah.

5. Tips Tambahan

Editor : Ali Sodiqin
#Musim Hujan #keselamatan berkendara #cara berkendara #hujan deras #tips