Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mengenal Rotenon, Zat Pengusir Alami Hama Daun dan Serangga Kecil

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 13 April 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi rkstrak rotenon dari akar tanaman. (id.made-in-china.com)
Ilustrasi rkstrak rotenon dari akar tanaman. (id.made-in-china.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Pernah mendengar zat Rotenon? Zat alami ini dikenal sangat efektif menjadi pengusir hama daun dan serangga kecil.

Penggunaan pestisida kimia sintetis yang berlebihan telah menimbulkan berbagai dampak negatif, baik terhadap lingkungan, kesehatan manusia, maupun keberlanjutan ekosistem pertanian.

Untuk mengatasi hal ini, semakin banyak petani dan peneliti yang beralih ke pestisida nabati sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu bahan aktif yang sudah lama dikenal adalah rotenon, yang secara alami ditemukan dalam akar tanaman dari genus Derris dan Lonchocarpus. Rotenon adalah senyawa kimia alami dari kelompok isoflavonoid.

Zat ini bisa ditemukan pada akar tanaman Derris spp., seperti Derris elliptica atau di Indonesia dikenal sebagai tuba atau tuba akar.

Zat Rotenon juga terdapat pada akar tanaman Lonchocarpus spp., yang lebih banyak ditemukan di wilayah Amerika Tengah dan Selatan.

Tanaman-tanaman ini secara tradisional telah digunakan oleh masyarakat lokal sebagai racun ikan (ikan tuba) dan pengendali serangga alami.

Rotenon bekerja sebagai racun pernapasan bagi serangga dan hewan bertulang belakang kecil.

Senyawa ini menghambat rantai transportasi elektron dalam mitokondria, sehingga mengganggu produksi energi (ATP) di dalam sel.

Akibatnya, serangga yang terpapar akan mengalami kelumpuhan dan akhirnya mati karena kehabisan energi.

Rotenon efektif terhadap berbagai jenis hama seperti kutu daun (Aphididae), ulat daun, kumbang kecil, nyamuk, dan lalat buah.

Baca Juga: Identitas Kakek yang Ditemukan Mengapung di Sungai Bangorejo, Ternyata Warga Siliragung Banyuwangi

Pestisida nabati ini tidak mengandung bahan sintetis berbahaya. Selain itu, efektif untuk mengendalikan hama daun dan serangga kecil lainnya.

Bahkan, zat tersebut cepat terurai oleh sinar matahari dan mikroorganisme tanah.

Meskipun bersifat alami, rotenon tetap beracun, terutama bagi ikan dan serangga non-target seperti lebah.

Karena itu hindari penggunaannya di dekat sumber air atau kolam ikan.

Perlu dicatat, gunakan hanya saat diperlukan dan jangan berlebihan. Jangan lupa, gunakan alat pelindung diri saat membuat atau menyemprot larutan rotenon. (gas/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#Ekstrak #ikan #daun #hama #serangga #akar tanaman ini #Alami #racun #Rotenon