RadarBanyuwangi.id – Kemasan menjadi salah satu poin penting bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan kemasan yang menarik, peluang penjualan produk pun semakin besar.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop-UMP) Banyuwangi Nanin Oktaviantie melalui Kepala Bidang (Kabid) Usaha Mikro Sri Lestari mengungkapkan, kemasan yang menarik dan bagus akan meningkatkan penjualan produk UMKM. Sebab, yang dilihat konsumen pertama kali adalah kemasan.
Sehingga, imbuh Sri, faktor daya tarik kemasan cukup besar dalam menjual produk UMKM. ”Semakin bagus kemasan produk tersebut, otomatis memengaruhi kualitas produk tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, Sri menyebut tidak ada standar baku untuk kemasan produk UMKM. Penggunaan kemasan menurutnya harus disesuaikan dengan kebutuhan target pemasaran produk.
Seperti penjualan untuk produk oleh-oleh, maka kemasan yang digunakan harus tahan lama dan kuat. Berbeda dengan produk yang tidak ditujukan untuk oleh-oleh.
”Kita juga menyesuaikan packaging yang mereka gunakan sesuai dengan target pemasaran mereka. Misal target mereka bukan kemasan oleh-oleh, maka tidak perlu memakai kardus. Standardisasi kemasan tidak ada bakunya, tapi kapasitas permintaan pasar yang memengaruhinya,” jelas perempuan yang akrab disapa Cici itu.
Dia berharap, seluruh produk UMKM Banyuwangi dapat ”naik kelas”. Baik dari segi kualitas produk atau pun kemasan.
Oleh karena itu, pihaknya menyediakan jasa pendampingan pembuatan desain kemasan di Rumah Kreatif.
Masyarakat yang memiliki usaha dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membuat desain kemasan yang menarik. (rei/bay/c1)
Editor : Ali Sodiqin