Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Regulasi di Supermarket Diperketat, Masyarakat Banyuwangi ‘Dipaksa’ Tinggalkan Tas Kresek

Gareta Yoga Eka Wardani • Minggu, 20 Agustus 2023 | 17:00 WIB
PENGGANTI KRESEK: Tas belanja berbahan kain bisa digunakan berulang kali.
PENGGANTI KRESEK: Tas belanja berbahan kain bisa digunakan berulang kali.

RadarBanyuwangi.id – Penggunaan plastik sebagai wadah belanja kini mulai berkurang. Ya, sebagian besar masyarakat kini mulai beralih dari tas kresek menjadi kantong belanja dari kain.

Mengurangi penggunaan tas kresek ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Yaitu mengurangi penggunaan bahan yang sulit terurai secara alami, yaitu plastik. Oleh karena itu, mulai banyak inovasi dalam rangka penggunaan kemasan ramah lingkungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani mengatakan, kemasan ramah lingkungan adalah bahan yang bisa digunakan berulang-ulang. Terutama bahan alami yang dapat didaur ulang, seperti bambu dan lainnya.

"Kita sudah banyak regulasi untuk mewajibkan warung kelontong, retail, supermaket, untuk menggunakan kemasan yang ramah lingkungan. Seperti dari kertas dan kain yang bisa digunakan berulang-ulang," ujarnya.

Sejumlah regulasi yang mengatur tentang penggunaan sampah rumah tangga adalah sebagai berikut. Yang pertama adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81 Tahun 2012.

Selanjutnya berurutan ada PP Nomor 97 Tahun 2017, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2010. Lalu ada Perbup Nomor 26 Tahun 2014, Perbup Nomor 54 Tahun 2018, Perbup Nomor 11 Tahun 2021, dan lainnya.

"Memang pelaksanaannya belum menyeluruh. Seperti di pasar tradisional masih menggunakan kresek. Sedangkan di toko retail sudah menggunakan tas kain untuk wadah belanjaan. Memang konsumen sudah tahu kalau toko retail tidak menggunakan kresek, sudah memanfaatkan tapi tas belanja," jelasnya.

Hingga kini, Dwi dan tim DLH Banyuwangi terus mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan kemasan ramah lingkungan. Serta pengolahan sampah dimulai dari kegiatan pemisahan antara sampah organik dengan anorganik. (rei/bay)

Editor : Ali Sodiqin
#kertas #bambu #kemasan #kain #DLH #plastik #tas kresek #Ramah Lingkungan