Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ada yang Berdampak Buruk bagi Kesehatan, Konsumen Diminta Jangan Salah Pilih Wadah Makanan

Dedy Jumhardiyanto • Minggu, 20 Agustus 2023 | 14:00 WIB
MATERIAL KHUSUS: Kotak makanan berbahan kertas karton dengan lapisan plastik khusus yang tidak tembus cairan.
MATERIAL KHUSUS: Kotak makanan berbahan kertas karton dengan lapisan plastik khusus yang tidak tembus cairan.

RadarBanyuwangi.id – Di era penuh kesibukan ini, membawa bekal dari rumah adalah solusi paling tepat untuk ”menutupi” waktu makan yang terbatas.

Namun ingat, jenis wadah makanan juga harus diperhatikan. Jika keliru membawa jenis wadah makanan, dampaknya akan kurang bagus untuk kesehatan.

Jenis kotak makan juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Hal itu agar bekal yang dibawa tetap bergizi dan bermanfaat bagi kesehatan.

Kotak makan untuk membawa bekal tersedia dalam berbagai jenis dan bahan dasar. Dua jenis kotak makan yang paling sering dijumpai yakni yang terbuat dari stainless steel dan plastik.

Kotak makan berbahan stainless steel memiliki bobot sedikit lebih berat dan harganya relatif mahal. Namun, kotak makan berbahan stainless steel mampu menjaga kesegaran makanan dengan lebih baik.

Sementara itu, kotak makan plastik adalah pilihan yang praktis. Selain tersedia dalam berbagai macam ukuran dan bentuk, harga kotak makan plastik juga relatif murah.

Sayangnya, sebelum membeli kotak makan plastik ini, konsumen perlu benar-benar jeli memperhatikan bahan dasar yang digunakan.

Sebab, jenis plastik yang layak untuk digunakan sebagai wadah makanan adalah high-density polyethylene (HDPE), low-density polyethylene (LDPE), dan polypropylene (PP).

Kotak makan yang terbuat dari jenis plastik tersebut dinilai aman untuk menyimpan makanan berulang kali.

Sehingga, diharapkan masyarakat tidak tergoda dengan kotak makan yang dijual dengan harga murah. Belum tentu bahan pembuatannya aman untuk kesehatan.

Pastikan kotak makan bebas senyawa bisfenol A (BPA free). Tempat makan dengan simbol HDPE, LDPE, dan PP terbilang masih aman digunakan.

”Sebaiknya hindari plastik berkode PS (polystyrene) atau styrofoam karena dibuat dari styrene yang bersifat karsinogen. Resin lain termasuk PC (polycarbonate) juga sebaiknya dihindari. Karena bisa mengontaminasi makanan dengan kandungan BPA,” ujar Fatimah, seorang pedagang kotak makan di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Selain itu, kata Fatimah, higienitas jadi kunci penting dalam menyiapkan bekal sehat. Karenanya, penting memilih kotak makan yang mudah dibersihkan.

”Jika kotak makan terdiri dari banyak kompartemen atau wadah, pastikan semuanya tercuci bersih tanpa meninggalkan bekas makanan,” jelasnya.

Kotak makan paling baik dicuci segera setelah dipakai. Hindari menenggelamkan kotak makan dalam rendaman air.

Sebaiknya, bersihkan kotak makan dengan kain basah yang telah direndam dalam campuran sabun dan air hangat. Setelah itu, bilas bersih dan biarkan hingga kering beberapa saat.

”Para pakar menyarankan, kotak makan sebaiknya dibersihkan segera setelah selesai digunakan. Membersihkan kotak makan dapat dilakukan dengan menggunakan kain pembersih, air hangat, dan sabut. Setelahnya, bilaslah dengan air yang mengalir, seka menggunakan kain pembersih hingga benar-benar kering. Setelah itu, simpan kembali kotak makan pada tempatnya,” tandas Fatimah. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#kesehatan #makanan #kotak #konsumen #plastik #wadah #Bekal