OpenAI Gebrak Pasar AI, GPT-6 Sol dan Luna Resmi Meluncur

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 08:30 WIB
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan Luna dengan kemampuan AI meningkat dan harga API turun 50 persen. Simak fitur, biaya, dan ketersediaannya.(foto: i-scoop.eu/gpt-6-sol-and-luna)
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan Luna dengan kemampuan AI meningkat dan harga API turun 50 persen. Simak fitur, biaya, dan ketersediaannya.(foto: i-scoop.eu/gpt-6-sol-and-luna)

RADAR BANYUWANGI – OpenAI resmi memperluas keluarga GPT-6 dengan meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna, dua model yang membawa kemampuan AI generasi terbaru ke kelas yang lebih terjangkau. Pada 22 September 2026, OpenAI memangkas harga API keduanya hingga 50 persen dibanding harga promosi GPT-5.6, sembari meningkatkan kemampuan coding, pekerjaan profesional, computer use, dan akurasi faktual.

Langkah ini menempatkan efisiensi sebagai salah satu fokus utama generasi baru GPT-6. Untuk setiap 1 juta token, harga GPT-6 Sol turun dari USD 4 menjadi USD 2 untuk input dan dari USD 20 menjadi USD 10 untuk output. Sementara GPT-6 Luna dibanderol USD 0,10 untuk input dan USD 0,50 untuk output, turun dari masing-masing USD 0,20 dan USD 1,20 pada GPT-5.6 Luna.

Bagi developer dan perusahaan yang menjalankan AI dalam volume besar, perubahan tersebut menjadi bagian penting dari peluncuran. Semakin panjang pekerjaan yang dikerjakan AI agent, semakin besar pula pengaruh biaya token terhadap operasional.

GPT-6 Sol dan Luna Dibuat untuk Kerja Lebih Berat

OpenAI menyebut GPT-6 Sol dan Luna dilatih menggunakan metode yang serupa dengan GPT-6 Astra. Teknologi tersebut kemudian diterapkan pada model yang lebih cepat dan lebih terjangkau, dengan peningkatan di sejumlah kemampuan yang digunakan untuk pekerjaan sehari-hari.

GPT-6 Sol diarahkan untuk menangani pekerjaan profesional yang kompleks. Sementara GPT-6 Luna menawarkan peningkatan kemampuan dengan biaya yang lebih rendah, sehingga dapat digunakan untuk kebutuhan yang membutuhkan volume pemrosesan lebih besar.

OpenAI juga menyebut peningkatan pada caching dan inference membantu menekan biaya pengoperasian model. Penghematan tersebut kemudian diteruskan melalui penurunan harga API. 

Coding Jadi Salah Satu Andalan GPT-6 Sol

Perubahan paling menarik terlihat pada kemampuan AI coding. OpenAI menyebut GPT-6 Sol mengalami peningkatan dibanding GPT-5.6 Sol dalam pengujian FrontierCode, yang menilai kemampuan AI menghasilkan perubahan kode yang siap digabungkan ke codebase.

Dalam DeepSWE v1.1, GPT-6 Sol pada tingkat usaha maksimum mencatat skor 68,8 persen. OpenAI menyebut angka tersebut hanya berjarak 1,1 poin persentase dari skor tertinggi Claude Fable 5 dalam pengujian yang dikutip, tetapi dengan biaya per tugas sekitar 80 persen lebih rendah. 

GPT-6 Luna juga menunjukkan peningkatan. Pada pengujian yang sama, Luna mencatat skor 66,6 persen pada tingkat usaha maksimum.

Bagi developer, persoalannya bukan hanya seberapa baik AI menghasilkan kode. Ketika coding agent bekerja dalam tugas panjang dan berulang, biaya penggunaan menjadi faktor penting. OpenAI menempatkan Sol dan Luna untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Pekerjaan Profesional Jadi Lebih Murah

GPT-6 Sol juga diuji untuk berbagai pekerjaan profesional yang membutuhkan AI menjalankan sejumlah langkah sekaligus.

Dalam AutomationBench, OpenAI melaporkan GPT-6 Sol pada tingkat xhigh mencatat skor 33,2 persen dengan biaya sekitar USD 0,27 per tugas. Pengujian tersebut mencakup workflow penjualan, pemasaran, operasional, dukungan pelanggan, keuangan, dan sumber daya manusia.

OpenAI juga melaporkan GPT-6 Sol mencatat skor 56,4 persen pada Agents’ Last Exam dengan biaya per tugas 60 persen lebih rendah dibanding skor tertinggi Claude Opus 5 yang dibandingkan dalam pengujian tersebut. Hasil ini berasal dari benchmark yang dikutip OpenAI dan bukan pengukuran independen terhadap seluruh penggunaan AI. 

Akurasi Faktual Ikut Ditingkatkan

Kemampuan AI menjawab dengan benar menjadi bagian lain yang mendapat perhatian. Dalam evaluasi internal OpenAI menggunakan percakapan pengguna yang telah dianonimkan dan sebelumnya ditandai memiliki kesalahan faktual, GPT-6 Sol disebut membuat sekitar setengah jumlah kesalahan dibanding pendahulunya.

GPT-6 Luna juga menunjukkan peningkatan pada evaluasi tersebut. Namun, OpenAI menegaskan bahwa data itu berasal dari percakapan yang sengaja dipilih karena mengandung kesalahan sebelumnya sehingga tidak mewakili seluruh pola penggunaan normal. 

Catatan tersebut penting karena performa benchmark tidak otomatis menggambarkan akurasi AI dalam setiap situasi penggunaan sehari-hari.

Computer Use Makin Efisien

GPT-6 Sol dan Luna juga dirancang untuk pekerjaan yang mengharuskan AI berinteraksi dengan komputer.

Dalam OSWorld 2.0 offline, OpenAI melaporkan GPT-6 Sol pada tingkat xhigh memperoleh skor 60,5 persen, dibanding 60,3 persen untuk Claude Opus 5 pada tingkat medium, dengan biaya per tugas sekitar 80 persen lebih rendah.

GPT-6 Luna juga disebut mampu melampaui GPT-5.6 Sol pada tingkat medium dengan biaya sekitar sepersepuluhnya dalam pengujian tersebut. 

Prompt Caching Dapat Pangkas Biaya Lebih Jauh

Selain memangkas harga dasar, OpenAI memperbarui prompt caching untuk aplikasi yang menggunakan konteks berulang.

GPT-6 mendapatkan cache hit rate yang lebih tinggi secara default. Input token yang berasal dari cache juga mendapat diskon hingga 90 persen dibanding harga input standar.

OpenAI menyediakan dashboard dan alat diagnostik agar developer dapat memantau penggunaan cache. Pengaturan reasoning effort maupun tools juga dapat diubah tanpa menghilangkan konteks yang sudah tersimpan untuk digunakan kembali. 

GPT-6.1 Sol Sudah Menyusul

Perjalanan GPT-6 tidak berhenti pada Sol dan Luna. Pada 29 September 2026, OpenAI memperkenalkan GPT-6.1 Sol, peningkatan dari GPT-6 Sol yang disebut mendekati kemampuan GPT-6 Astra untuk coding agentic, computer use, dan pekerjaan profesional dengan harga input dan output standar sekitar seperlima Astra. 

GPT-6.1 Sol dibanderol USD 2 per 1 juta input token, USD 10 per 1 juta output token, dan USD 0,10 untuk 1 juta cached input token. Model tersebut tersedia melalui API dengan nama gpt-6.1-sol. 

GPT-6 Sol dan Luna Sudah Tersedia

GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna tersedia di ChatGPT Work dan Codex untuk pengguna Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Edu. Pengguna Free dan Go dapat mengakses GPT-6 Luna melalui aplikasi desktop.

Di sisi API, keduanya tersedia sebagai gpt-6-sol dan gpt-6-luna. OpenAI juga menyatakan peluncuran di ChatGPT dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas layanan. 

Dengan kombinasi kemampuan yang meningkat dan harga yang dipangkas, GPT-6 Sol dan Luna diarahkan bukan hanya untuk pekerjaan AI yang sesekali dilakukan, tetapi juga penggunaan agentic dalam skala lebih besar. Bagi developer, penurunan biaya menjadi faktor penting ketika AI mulai menjalankan pekerjaan lebih panjang, lebih sering, dan dengan lebih banyak konteks. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : openai.com
AI coding GPT-6 Sol GPT-6 Luna OpenAI GPT-6 API OpenAI