RADAR BANYUWANGI — Anthropic resmi memperkenalkan Claude Opus 5.5 pada 22 September 2026 sebagai model pertama dalam keluarga Claude 5.5. Model terbaru ini membawa peningkatan kemampuan coding, pekerjaan profesional, penggunaan komputer, serta keamanan, dengan biaya operasional yang diklaim 40 persen lebih rendah dibanding Claude Opus 5 untuk beban kerja tipikal.
Peluncuran ini menandai babak baru pengembangan Claude. Anthropic tidak hanya mengejar kemampuan model, tetapi juga menempatkan efisiensi dan pengamanan sebagai bagian penting dari produk yang ditujukan untuk pekerjaan kompleks dan penggunaan agen AI dalam jangka panjang.
Claude Opus 5.5 Bawa Lompatan di Coding
Salah satu fokus utama Claude Opus 5.5 adalah kemampuan agentic coding, yakni kemampuan AI menjalankan pekerjaan pemrograman kompleks secara bertahap dengan lebih sedikit campur tangan manusia.
Anthropic menyebut salah satu penguji awal menggunakan Opus 5.5 untuk melakukan migrasi kode berukuran sekitar 680 ribu baris dalam waktu kurang dari sehari. Dalam pengujian lain, model tersebut digunakan untuk mengaudit dan memperbaiki codebase berukuran 200 ribu baris dalam waktu kurang dari tiga jam.
Pada Terminal-Bench 4.0, Anthropic melaporkan skor Opus 5.5 sebesar 66,4 persen. Namun, perusahaan mengingatkan bahwa perbandingan benchmark pada tingkat kemampuan model saat ini tidak selalu menggambarkan perbedaan performa dalam penggunaan nyata.
Anthropic juga mencatat hasil tersebut diperoleh dengan konfigurasi pengujian tertentu, termasuk adaptive thinking pada tingkat maksimum untuk sebagian besar benchmark. Karena itu, angka benchmark perlu dibaca bersama metode pengujian yang digunakan.
Harga Claude Opus 5.5 Turun
Peningkatan kemampuan tersebut datang bersamaan dengan perubahan struktur harga.
Untuk penggunaan API, Claude Opus 5.5 dibanderol USD 4 per 1 juta token input dan USD 20 per 1 juta token output. Harga cache reads turun menjadi USD 0,20 per 1 juta token, sedangkan cache writes berada di USD 5 per 1 juta token.
Anthropic menyebut kombinasi harga per token yang lebih rendah dan penggunaan token yang lebih efisien membuat biaya penggunaan Opus 5.5 sekitar 40 persen lebih rendah dibanding Opus 5 untuk beban kerja tipikal yang dihitung berdasarkan token.
Selain itu, Opus 5.5 menghasilkan output lebih dari 30 persen lebih cepat dibanding Opus 5 dalam pengujian Anthropic. Mode cepat juga tersedia di Claude Code dan Claude Platform dengan kecepatan hingga 2,5 kali lipat, tetapi menggunakan tarif berbeda.
Tak Hanya Coding, Kemampuan Kerja Profesional Ditingkatkan
Anthropic juga mengarahkan Opus 5.5 untuk pekerjaan pengetahuan atau knowledge work, termasuk riset, analisis bisnis, pembuatan dokumen, spreadsheet, presentasi, hingga pekerjaan yang melibatkan komputer.
Pada GDPval-AA v2.1, benchmark yang mengevaluasi pekerjaan dunia nyata di 44 bidang pekerjaan, Anthropic melaporkan Opus 5.5 memperoleh 1.846 Elo pada pengaturan effort maksimum. Angka tersebut dibandingkan dengan 1.735 untuk Fable 5.1 dan 1.708 untuk Opus 5 dalam pengujian yang dipaparkan Anthropic.
Dalam salah satu pengujian internal, Anthropic meminta Opus 5.5 menganalisis kinerja perusahaan berdasarkan informasi yang tersedia di web, lalu memeriksa angka dan kutipan terhadap sumber. Sebanyak 16 dari 18 laporan Opus 5.5 disebut memenuhi standar kualitas yang ditetapkan dalam pengujian tersebut.
Komunikasi Dibuat Lebih Ringkas dan Natural
Perubahan lain yang disorot Anthropic adalah cara Opus 5.5 berkomunikasi.
Perusahaan mengatakan model terbaru tersebut dirancang untuk menempatkan informasi penting di bagian awal, mengurangi penggunaan jargon, dan mengikuti aturan penulisan yang diberikan pengguna.
Perubahan ini ditujukan untuk pekerjaan yang berlangsung dalam sesi panjang. Bagi pengguna profesional, kemampuan menyampaikan hasil dengan lebih terstruktur menjadi bagian penting karena output AI harus lebih mudah diperiksa dan digunakan kembali.
Keamanan Jadi Bagian Penting
Bersamaan dengan peningkatan kemampuan, Anthropic memperluas pengujian keamanan Claude Opus 5.5.
Perusahaan mengatakan model tersebut menjalani pengujian oleh evaluator eksternal, termasuk METR dan Frontier Design, sebelum dirilis. Dalam automated behavioral audit milik Anthropic, Opus 5.5 disebut mencatat hasil terbaik di antara model Claude terbaru yang diuji perusahaan.
Anthropic juga menyatakan Opus 5.5 lebih tahan terhadap prompt injection dibanding Opus 5 dalam seluruh pengaturan yang mereka uji, termasuk coding, penggunaan tool, penggunaan komputer, dan browsing.
Untuk pekerjaan berisiko tinggi, Anthropic menerapkan pengamanan tambahan. Kemampuan terkait keamanan siber dan biologi menggunakan mekanisme safeguard tertentu, termasuk pengalihan sebagian pekerjaan ke model lain pada kondisi tertentu.
Opus 5.5 Sudah Tersedia
Claude Opus 5.5 kini tersedia di berbagai platform. Anthropic menyebut model tersebut dapat digunakan melalui Claude Platform, Amazon Web Services, Google Cloud, dan Microsoft Azure.
Untuk pengguna Claude, Opus 5.5 tersedia pada paket Pro, Max, Team, dan Enterprise. Model ini juga dapat digunakan melalui Claude Code untuk pekerjaan pemrograman dan agen AI.
Peluncuran Opus 5.5 menunjukkan arah baru Anthropic: kemampuan model tidak hanya diukur dari seberapa kompleks pekerjaan yang bisa diselesaikan, tetapi juga dari berapa banyak biaya, waktu, dan pengawasan yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.
Di tengah persaingan model AI generatif yang semakin ketat, kombinasi kemampuan coding, pekerjaan profesional, kecepatan, efisiensi biaya, dan safeguard menjadi bagian utama yang ditawarkan Anthropic melalui Claude Opus 5.5. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Anthropic