RADAR BANYUWANGI - Platform media sosial Threads mulai menguji fitur baru yang ditujukan untuk memperluas cara kreator podcast membagikan konten kepada pengguna.
Salah satu fitur yang tengah diuji adalah transkripsi otomatis pada klip audio sehingga isi percakapan dapat dibaca langsung dari lini masa tanpa harus menyalakan suara.
Pengujian tersebut disampaikan oleh Kepala Threads Connor Hayes melalui unggahannya pada 24 Agustus 2026.
Fitur yang diperlihatkan menampilkan teks percakapan yang berjalan mengikuti audio.
Dengan demikian, pengguna tetap dapat mengikuti isi klip saat perangkat berada dalam kondisi senyap.
Bagi pengguna yang terbiasa menggulir media sosial di tempat umum, kantor, kendaraan umum, atau ruang yang menuntut perangkat tetap sunyi, pola penyajian ini dapat membuat konten podcast lebih mudah dikonsumsi.
Pengguna tidak harus langsung memutar suara untuk mengetahui topik yang sedang dibahas.
Transkripsi juga berpotensi menjadi pintu masuk bagi audiens baru.
Ketika sebuah klip podcast muncul di feed, teks yang menyertai audio memungkinkan pengguna memahami bagian percakapan yang ditampilkan sebelum memutuskan untuk mendengarkan episode secara lengkap.
Bukan Sekadar Transkripsi
Threads disebut sedang mengembangkan sejumlah perangkat lain yang berkaitan dengan pembagian dan promosi podcast.
Hayes mengatakan pengembangan tersebut ditujukan untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada podcaster dalam membagikan episode sekaligus membangun percakapan di dalam platform.
“Lebih banyak cara untuk membagikan episode mereka (podcaster) dan memancing percakapan di Threads,” ujar Hayes dalam pernyataannya yang dikutip Social Media Today.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa arah pengembangan Threads bukan semata-mata menambahkan pemutar audio.
Platform ini tampaknya ingin menjadikan podcast sebagai materi yang dapat memicu interaksi, komentar, dan percakapan di antara pengguna.
Format transkripsi menjadi relevan karena Threads sejak awal dikenal sebagai platform yang kuat dalam konsumsi berbasis teks.
Dengan menambahkan teks yang mengikuti audio, konten suara menjadi lebih sesuai dengan kebiasaan pengguna saat membaca dan menggulir feed.
Threads Terus Menarik Kreator Podcast
Pengujian terbaru itu juga melanjutkan upaya Threads dalam memperluas dukungan terhadap kreator podcast.
Pada November 2025, platform tersebut sebelumnya telah memperkenalkan sejumlah alat promosi untuk konten podcast, termasuk dukungan bagi kreator untuk memperkenalkan episode kepada audiens melalui Threads.
Bagi podcaster, kehadiran fitur semacam ini dapat memberikan saluran tambahan untuk memotong bagian menarik dari sebuah episode menjadi klip pendek.
Klip tersebut kemudian dapat menjadi materi pemancing diskusi sebelum pengguna diarahkan ke episode utuh.
Strategi itu semakin relevan seiring membesarnya basis pengguna Threads.
Meta mengumumkan pada Juni 2026 bahwa Threads telah mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan.
Pertumbuhan tersebut menyediakan pasar audiens yang besar bagi kreator yang ingin memperkenalkan konten audio melalui platform milik Meta tersebut.
Bagi Threads sendiri, peningkatan konten podcast dapat membantu memperkaya jenis materi yang beredar di feed.
Podcast memiliki banyak topik dan percakapan panjang yang dapat dipecah menjadi berbagai klip, sehingga berpotensi menghasilkan diskusi baru.
Masih Berstatus Uji Coba
Meski telah diperlihatkan kepada publik, fitur transkripsi podcast tersebut belum menjadi layanan yang tersedia secara luas.
Threads belum memberikan jaminan bahwa seluruh fitur yang sedang diuji akan dirilis untuk semua pengguna.
Tampilan, mekanisme, maupun cakupan dukungan perangkat juga masih dapat berubah selama proses pengembangan.
Belum ada pula jadwal resmi mengenai kapan fitur tersebut akan diluncurkan secara umum.
Karena itu, pengguna dan kreator sebaiknya memandangnya sebagai bagian dari eksperimen Threads dalam membangun ekosistem podcast, bukan sebagai fitur final.
Jika nantinya dirilis secara luas, transkripsi otomatis dapat mengubah cara podcast ditemukan di media sosial.
Konten yang sebelumnya bergantung sepenuhnya pada suara akan memiliki lapisan teks yang dapat langsung dibaca saat pengguna menggulir.
Bagi podcaster, perubahan tersebut berpotensi membuka jalur baru untuk memperkenalkan episode dan mengubah klip singkat menjadi awal sebuah percakapan.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara