RADAR BANYUWANGI - Lenovo kembali dikabarkan menyiapkan inovasi baru di segmen komputer jinjing. Kali ini, jenama teknologi asal China tersebut disebut tengah mengembangkan laptop dengan layar yang dapat diperluas secara horizontal ke sisi kiri dan kanan.
Perangkat yang masih menggunakan kode nama Project Swan itu muncul dalam sejumlah gambar render yang beredar di platform digital. Informasi tersebut dilaporkan Gizmochina pada Selasa (11/8), dengan gambar perangkat sebelumnya dibagikan oleh Windows Latest.
Berbeda dengan konsep laptop layar gulung yang umumnya memperluas panel secara vertikal, Project Swan mengusung mekanisme pelebaran ke samping. Desain ini memungkinkan pengguna mendapatkan bidang tampilan yang lebih luas tanpa harus membawa perangkat dengan layar berukuran besar sejak awal.
Dari bentuk sandaran tangan dan rancangan keseluruhannya, Project Swan diperkirakan berkaitan dengan lini ThinkBook milik Lenovo. Secara kasatmata, perangkat tersebut masih menyerupai laptop konvensional.
Bagian atas layar terlihat dilengkapi kamera web yang ditempatkan di posisi tengah. Sementara di sisi kiri terdapat dua port USB-C. Render yang beredar belum memperlihatkan bagian kanan perangkat sehingga konfigurasi port pada sisi tersebut belum diketahui.
Jika perangkat dilihat dari bagian belakang, terlihat panel dengan kombinasi dua warna serta sejumlah celah pada kedua sisi. Rancangan tersebut diduga berkaitan dengan sistem mekanis yang digunakan untuk menyimpan bagian layar tambahan.
Project Swan disebut mengandalkan rel pemandu untuk menampung panel layar ekstra ketika tidak digunakan. Saat bidang tampilan perlu diperlebar, motor penggerak akan menarik panel OLED fleksibel yang tersembunyi dari kedua sisi secara bersamaan.
Konsekuensi dari mekanisme tersebut juga terlihat pada desain engsel. Engsel Project Swan dibuat lebih pendek dan ditempatkan lebih mendekati bagian tengah dibandingkan engsel pada laptop ThinkBook standar. Penempatan itu diduga diperlukan agar sistem rel dan komponen layar gulung dapat bekerja di dalam bodi perangkat.
Meski demikian, Project Swan belum bisa dipastikan akan segera masuk pasar. Perangkat tersebut kabarnya masih berada dalam tahap awal pengembangan perangkat keras. Lenovo juga belum mengungkap jadwal peluncuran maupun perkiraan harga jualnya.
Eksperimen Lenovo terhadap teknologi layar sebenarnya bukan hal baru. Sepanjang 2026, perusahaan tersebut telah memperlihatkan sejumlah konsep komputer dengan pendekatan desain yang tidak biasa, termasuk ThinkBook Modular AI PC dan ThinkBook Plus Gen 7 Auto Twist yang mengandalkan engsel bermotor.
Lenovo juga sebelumnya membawa teknologi layar gulung ke ranah perangkat gaming. Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 pada Januari, perusahaan memperkenalkan konsep Legion Pro Rollable.
Konsep tersebut merupakan laptop gaming kelas atas dengan layar berukuran awal 16 inci. Panelnya dapat diperluas secara horizontal hingga pilihan ukuran 21,5 inci dan 24 inci.
Jika Project Swan benar-benar dikembangkan hingga tahap produksi, pendekatan tersebut berpotensi menjadi langkah Lenovo untuk menawarkan layar besar tanpa membuat dimensi laptop terus membengkak. Namun, sejauh ini perangkat tersebut masih berstatus konsep pengembangan sehingga spesifikasi final dan kemampuan komersialnya masih belum diketahui.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara