OnePlus Resmi Tinggalkan Pasar Amerika Serikat, Penjualan Ponsel Berakhir Setelah Stok Produk Habis

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:34 WIB
OnePlus resmi menghentikan distribusi produknya di pasar Amerika Serikat. (OnePlus India)
OnePlus resmi menghentikan distribusi produknya di pasar Amerika Serikat. (OnePlus India)

RADAR BANYUWANGI - Perjalanan OnePlus di pasar ponsel pintar Amerika Serikat memasuki babak baru. Perusahaan asal China tersebut secara resmi menghentikan distribusi produk melalui jalur penjualan resminya di kawasan itu setelah mempertimbangkan kondisi bisnis yang dinilai tidak lagi menjanjikan.

Keputusan tersebut sebelumnya telah diumumkan sekitar dua pekan lalu. OnePlus menyebut penjualan yang tidak sesuai harapan menjadi salah satu pertimbangan utama untuk menghentikan operasional distribusi di Amerika Utara serta sejumlah pasar lain yang mengalami penurunan performa.

Kini, langkah tersebut mulai terlihat secara nyata melalui situs resmi OnePlus Amerika Serikat. Sejumlah perangkat yang sebelumnya tersedia telah habis terjual dan tidak mendapatkan tambahan stok baru.

Dilansir Gizchina, Rabu (5/8), beberapa produk unggulan yang sudah tidak tersedia di situs resmi OnePlus AS di antaranya OnePlus 15 dan OnePlus 15R. Tidak hanya ponsel, sejumlah perangkat ekosistem seperti tablet dan jam tangan pintar juga sudah tidak lagi terpampang dalam katalog penjualan.

Kondisi serupa terjadi pada situs resmi OnePlus Kanada dan OnePlus Meksiko yang juga menjadi bagian dari wilayah pasar Amerika Utara. Tampilan laman penjualan kini terlihat jauh lebih terbatas dibandingkan sebelumnya.

Meski demikian, produk OnePlus masih dapat ditemukan melalui beberapa penjual pihak ketiga di Amazon AS. Namun, jumlahnya semakin terbatas dan kemungkinan akan terus berkurang seiring tidak adanya distribusi resmi dari perusahaan.

Ke depan, konsumen Amerika Serikat yang masih ingin mendapatkan perangkat OnePlus kemungkinan harus melakukan pemesanan melalui jalur impor langsung dari China. Mekanisme tersebut menjadi salah satu opsi setelah perusahaan menarik diri dari pasar resmi kawasan tersebut.

Sementara untuk pasar global, OnePlus masih memiliki rencana menghadirkan perangkat baru. Perusahaan dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran OnePlus 16 yang dijadwalkan hadir pada Oktober 2026.

Apabila strategi global tetap dilanjutkan, OnePlus diperkirakan akan lebih memusatkan distribusi di pasar China dan India. India menjadi salah satu wilayah penting bagi perusahaan karena masih memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar dibandingkan beberapa pasar Barat.

Mundurnya OnePlus dari Amerika Serikat menjadi tanda perubahan strategi bisnis perusahaan di tengah persaingan industri smartphone yang semakin ketat. Produsen ponsel kini harus lebih selektif menentukan pasar yang mampu memberikan pertumbuhan dan keuntungan berkelanjutan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
OnePlus tinggalkan pasar AS