Huawei Debutkan MateBook Pro S, Diklaim Jadi Notebook Teringan di Dunia dengan Bobot di Bawah 800 Gram

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:02 WIB
Huawei meluncurkan MateBook Pro S. (Huawei Central)
Huawei meluncurkan MateBook Pro S. (Huawei Central)

RADAR BANYUWANGI - Huawei kembali memperkuat lini komputer portabelnya dengan memperkenalkan notebook terbaru bertajuk MateBook Pro S. Perangkat ini menjadi sorotan karena diklaim sebagai PC teringan di dunia dengan bobot hanya 798 gram, sekaligus menghadirkan sejumlah peningkatan dari sisi desain, performa, hingga fitur kecerdasan buatan.

Mengutip Huawei Central, peluncuran ini menjadi kali pertama Huawei menghadirkan perangkat MateBook dengan embel-embel S Pro. Kehadirannya menandai langkah baru perusahaan dalam menghadirkan notebook premium yang mengedepankan mobilitas tanpa mengorbankan performa.

Dari sisi desain, MateBook Pro S memiliki ketebalan hanya 11,9 milimeter. Bobotnya yang belum mencapai 800 gram membuatnya lebih ringan dibandingkan MacBook Air yang memiliki berat sekitar 1,23 kilogram.

Huawei menyediakan lima pilihan warna, yakni Midsummer Purple, Dawn Yellow, Smoke Gray, Velvet White, dan Feather Black. Selain itu, perusahaan juga menghadirkan MateBook Pro S Collector Edition dengan desain dua sisi yang memadukan material bertekstur kulit pada bagian belakang. Edisi khusus tersebut tersedia dalam pilihan warna hitam dan putih.

Pada sektor tampilan, notebook ini mengusung layar berukuran 14,2 inci dengan resolusi 3,1K. Huawei menyematkan teknologi layar privasi yang dirancang untuk membatasi sudut pandang sehingga isi layar tidak mudah terlihat oleh orang di sekitar pengguna.

Menariknya, sistem tersebut mampu memberikan notifikasi apabila mendeteksi ada orang lain yang mencoba mengintip layar. Fitur ini ditujukan untuk meningkatkan perlindungan data dan informasi yang bersifat rahasia.

Layar MateBook Pro S juga menawarkan refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan hingga 1.600 nits, serta perlindungan terhadap paparan cahaya biru sehingga lebih nyaman digunakan dalam waktu lama.

Untuk urusan performa, Huawei membekali perangkat ini dengan chipset terbaru Kirin XE90 yang dipadukan dengan Ark Engine. Kombinasi tersebut diklaim mampu menghadirkan perpindahan antar aplikasi yang lebih mulus serta respons sistem yang lebih cepat.

Di sektor konektivitas, notebook ini telah mendukung WiFi 7 dengan desain empat antena. Huawei mengklaim teknologi tersebut mampu menjaga kualitas jaringan hingga jarak sekitar 1.000 meter dalam kondisi tertentu.

Perangkat ini juga dilengkapi dukungan reverse charging 66 watt serta enam mikrofon yang mampu menangkap suara dari jarak hingga 10 meter. Fitur tersebut dinilai mendukung kebutuhan rapat virtual maupun perekaman suara.

Huawei turut menyematkan Celia Task System, sebuah sistem berbasis kecerdasan buatan yang dapat membantu pengguna mengisi formulir daring, mengoperasikan situs web, hingga menyusun laporan mingguan secara otomatis.

Kemudahan konektivitas juga didukung melalui HarmonyOS Connect, yang memungkinkan berbagi data antargawai serta menghubungkan perangkat ke jaringan WiFi hanya dengan satu sentuhan.

Di pasar China, Huawei MateBook Pro S dipasarkan mulai 7.999 yuan atau sekitar Rp21,1 juta untuk varian reguler. Sementara itu, versi Collector Edition dibanderol hingga 14.999 yuan atau sekitar Rp39,7 juta dengan konfigurasi RAM hingga 24 GB dan penyimpanan internal mencapai 1 TB.

Hingga kini Huawei belum mengumumkan apakah notebook tersebut akan dipasarkan secara global atau hanya tersedia secara eksklusif di pasar China.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Huawei MateBook Pro S