Mode Hemat Baterai Bikin HP Lebih Awet Dipakai, Benarkah Bisa Memperpanjang Umur Baterai?

Anisatul Septi Ramadhani • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 14:05 WIB
Mode hemat baterai membantu memperpanjang waktu penggunaan handphone saat daya menipis. (Pexels/Nothing Ahead)
Mode hemat baterai membantu memperpanjang waktu penggunaan handphone saat daya menipis. (Pexels/Nothing Ahead)

RADARBANYUWANGI.ID - Fitur mode hemat baterai atau battery saver kini hampir selalu hadir pada berbagai handphone modern. Fitur ini menjadi andalan banyak pengguna ketika kapasitas baterai mulai menipis agar perangkat tetap dapat digunakan lebih lama sebelum kembali diisi daya.

Meski demikian, masih banyak anggapan bahwa mengaktifkan mode hemat baterai dapat memperpanjang umur baterai handphone. Padahal, fungsi utama fitur tersebut hanya untuk mengurangi konsumsi daya saat perangkat digunakan, bukan memperbaiki atau mengembalikan kesehatan baterai yang telah menurun.

Saat mode hemat baterai diaktifkan, sistem akan membatasi sejumlah aktivitas yang berjalan di latar belakang. Beberapa proses, seperti sinkronisasi otomatis, pembaruan aplikasi, hingga performa tertentu, umumnya dikurangi agar konsumsi energi menjadi lebih efisien.

Dengan berkurangnya aktivitas tersebut, penggunaan daya menjadi lebih hemat sehingga baterai tidak cepat terkuras. Kondisi ini membuat pengguna memiliki waktu penggunaan yang lebih panjang dalam satu kali pengisian daya.

Fitur tersebut sangat bermanfaat ketika pengguna berada di lokasi yang sulit mendapatkan sumber listrik. Misalnya saat melakukan perjalanan jauh, mengikuti aktivitas luar ruangan, atau ketika kapasitas baterai sudah berada pada level rendah.

Salah seorang pengguna handphone, Pira, mengaku cukup sering memanfaatkan mode hemat baterai ketika beraktivitas di luar rumah, terutama saat tidak membawa power bank.

“Biasanya saya mengaktifkan mode hemat baterai kalau baterai sudah mulai sedikit, terutama saat sedang bepergian. Dengan fitur itu, baterai terasa lebih awet dan saya tidak terlalu khawatir kehabisan baterai sebelum sampai rumah,” ujarnya.

Namun, penggunaan mode hemat baterai bukan berarti kesehatan baterai akan meningkat. Umur baterai tetap dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari jumlah siklus pengisian daya, suhu perangkat, pola penggunaan, hingga kondisi baterai itu sendiri.

Suhu menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan. Penggunaan handphone dalam kondisi terlalu panas, terutama saat menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama, dapat memberikan tekanan lebih besar pada baterai sehingga berpotensi mempercepat penurunan performanya.

Karena itu, pengguna disarankan menjaga suhu perangkat tetap stabil dengan menghindari penggunaan berlebihan ketika handphone mulai terasa panas.

Selain itu, kebiasaan membiarkan baterai benar-benar kosong sebelum diisi ulang juga sebaiknya dihindari. Pada baterai berteknologi lithium-ion, pengisian daya secara berkala sebelum kapasitas habis dinilai lebih sesuai dengan karakteristik baterai modern.

Penggunaan charger dan kabel yang sesuai dengan spesifikasi perangkat juga menjadi faktor penting. Aksesori pengisian daya yang berkualitas dan kompatibel membantu proses pengisian berjalan lebih aman dan optimal.

Mode hemat baterai tetap menjadi solusi praktis untuk memperpanjang waktu penggunaan handphone dalam kondisi darurat. Namun, fitur tersebut bukan cara untuk memperpanjang usia baterai secara permanen.

Editor : Lugas Rumpakaadi
mode hemat baterai