RADARBANYUWANGI.ID - Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di lingkungan Meta mulai menunjukkan hasil nyata. CEO Meta Mark Zuckerberg mengungkapkan bahwa teknologi tersebut berhasil memangkas waktu yang dibutuhkan dalam proses pengembangan perangkat lunak (software development), sehingga ide produk dapat lebih cepat diwujudkan menjadi aplikasi yang siap diuji.
Informasi tersebut disampaikan dalam laporan media teknologi TechRepublic pada 31 Juli 2026. AI disebut telah memperpendek tahapan dari konsep awal sebuah produk hingga menjadi aplikasi yang dapat digunakan untuk proses pengujian oleh para insinyur.
Perkembangan ini menjadi salah satu indikator awal bahwa investasi besar Meta pada infrastruktur komputasi dan pusat data mulai memberikan dampak terhadap efisiensi operasional perusahaan.
Dalam sesi earnings call yang juga dikutip TechRepublic, Zuckerberg menjelaskan bahwa AI kini berperan semakin luas dalam mendukung pekerjaan tim pengembang perangkat lunak.
"Kecerdasan buatan mulai memperpendek jarak antara gagasan produk dan aplikasi yang berfungsi. AI mempercepat pengembangan perangkat lunak di seluruh Meta dan memungkinkan para insinyur kami untuk menciptakan serta menguji lebih banyak aplikasi konsumen," ujar Mark Zuckerberg.
Efisiensi tersebut tercermin dari peluncuran sejumlah produk eksperimental Meta, seperti Instagram Instants, Forum, dan Seller, yang dapat dikembangkan dalam waktu lebih singkat dibandingkan pendekatan konvensional.
Meski demikian, Meta belum mengungkapkan angka pasti mengenai peningkatan produktivitas yang diperoleh dari penerapan AI. Namun, TechRepublic mencatat bahwa fungsi AI dalam industri rekayasa perangkat lunak kini mengalami perubahan yang signifikan.
Jika sebelumnya AI lebih banyak dimanfaatkan untuk membantu penulisan baris kode (code completion), kini kemampuannya telah berkembang hingga mencakup proses pembangunan aplikasi, pengujian, serta debugging. Peran yang semakin komprehensif tersebut dinilai mampu mempercepat siklus pengembangan produk sekaligus meningkatkan efisiensi kerja para insinyur perangkat lunak.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : TechRepublic